Home / Tak Berkategori

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:03 WIB

Bidang Liturgia-Kerygma Keuskupan Bandung: Petualangan Edukasi Ekonomi Kreatif untuk Anak dan Remaja

Bidang Liturgia Kerygma Keuskupan Bandung mempersembahkan program Ekonomi Kreatif yang mengajak anak dan remaja jenjang kelas 5 sampai dengan kelas 9 berpetualang dalam dunia edukasi ekonomi kreatif

Bidang Liturgia Kerygma Keuskupan Bandung mempersembahkan program Ekonomi Kreatif yang mengajak anak dan remaja jenjang kelas 5 sampai dengan kelas 9 berpetualang dalam dunia edukasi ekonomi kreatif

Bandung, suararepubliknews.com – Bidang Liturgia Kerygma Keuskupan Bandung mempersembahkan program Ekonomi Kreatif yang mengajak anak dan remaja jenjang kelas 5 sampai dengan kelas 9 berpetualang dalam dunia edukasi ekonomi kreatif.

Program ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak dan remaja agar berani bergerak dengan modal kemampuan panca indera yang mereka miliki, tanpa terhambat oleh modal atau pandangan orang lain. Fokus utama program ini adalah memberikan edukasi pengalaman berproses dan menghasilkan berbagai macam ide kreatif untuk menjadi individu yang sukses dan mampu memenuhi kebutuhan hidup sendiri.

Kuliner: Cooking Fun – Dunia Kreatif Kuliner

Salah satu kelas edukasi yang ditawarkan adalah kuliner-cooking fun. Dalam kelas ini, anak-anak diajak untuk berinovasi melalui panca indera penciuman dan perasa.

Mereka akan belajar membuat gepuk dari nangka, sebuah kreasi yang diajarkan oleh finalis MasterChef Junior Chef Zeph, Chef Amira, dan Chef David. Anak-anak tidak hanya diajak untuk menikmati makanan yang sudah jadi, tetapi juga untuk memiliki ide kreatif yang bisa mereka tiru dan kembangkan sendiri.

Desain Grafis: Inspirasi Kreatif dari Kehidupan Sehari-hari

Dalam kelas desain grafis, anak-anak diajak untuk melihat inspirasi kreatif dari gambar dan kata-kata sehari-hari.

Adano Reborn mengajak anak-anak untuk menemukan kata-kata sederhana dalam setiap peristiwa kehidupan dan mengubahnya menjadi desain yang kekinian. Kata-kata pewartaan iman dan kehidupan sehari-hari bisa menjadi ide kreatif untuk membuka lapangan pekerjaan.

Fashion Remake: Kreativitas di Dunia Fashion

Fashion remake juga menjadi bagian dari program ini, dengan menghadirkan usaha 2 Times Too. Usaha ini menggabungkan beberapa pakaian menjadi satu pakaian baru yang memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri.

Usaha ini lahir dari keberanian mencoba bergerak dan dukungan dari orang tua serta teman-teman. Ide-ide kreatif yang muncul dari fashion remake ini mampu menghasilkan pakaian yang layak jual dan kekinian.

Kerajinan Tangan: Lawon Craft

Lawon Craft adalah usaha yang mengolah kain perca menjadi tas, gantungan, dan pouch berdasarkan kain-kain wastra Nusantara.

Usaha ini menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas dalam kerajinan tangan bisa menghasilkan produk yang bernilai seni tinggi dan berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru.

Acara Pembukaan dan Talkshow Inspiratif

Acara ini dikelola oleh tim Bidang Pewartaan dan Liturgi Keuskupan Bandung yang terdiri dari empat komisi, yaitu Komisi Liturgi, Komisi Karya Kepausan Indonesia dan Karya Kerasulan Misioner (KKI-KKM), Komisi Kateketik, dan Komisi Karya Kerasulan Kitab Suci. Seremoni pembukaan dilakukan oleh Vikjen Keuskupan Bandung, Pastor Yustinus Hilman Pujiatmoko, Pr., didampingi oleh RP Petrus Maman Suparman, ketua komisi KKI-KKM Keuskupan Bandung.

Vikjen Keuskupan Bandung, Pastor Yustinus Hilman Pujiatmoko, Pr

Setelah seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan talkshow “Sukacita Ekonomi Kreatif Anak dan Remaja” di Aula Yohanes Paulus Gedung Bumi Silih Asih (BSA) lantai 3.

RD Antonius Harianto dan Jason Patrick Halim, owner Two Times Too, dan Antonius Yogi Nugraha, tim panitia acara sekaligus moderator Talkshow

Talkshow ini menghadirkan dua narasumber, yaitu RD Antonius Harianto dan Jason Patrick Halim, owner Two Times Too.

Gereja Mendukung Ekonomi Kreatif

Narasumber Pastor RD Antonius Harianto menyampaikan bahwa gereja mendukung orang-orang untuk beraktivitas ekonomi dengan benar, untuk menghidupi dirinya dan berbagi berkat kepada sesama atau disingkat BBM: berkarya, bersaksi, memberkati.

RP Petrus Maman Suparman, ketua komisi KKI-KKM Keuskupan Bandung

Kreativitas Berawal dari Keisengan

Jason Patrick Halim berbagi bahwa proses kreatif bisa berawal dari keisengan, yang kemudian ditekuni dan dicintai.

Tanggapan dan Harapan

Antonius Yogi Nugraha, tim panitia acara sekaligus moderator, menyatakan bahwa acara ini sangat cocok untuk anak-anak dan remaja karena mereka memiliki pikiran kreatif yang tidak terpikirkan oleh orang dewasa, dan pemikiran tersebut perlu didukung dan dikembangkan oleh orang tua.

Salah satu peserta acara, Rachel dari SMP St. Mikael Cimahi, berkomentar, “Acara tadi seru, ada banyak edukasi, banyak hal baru terutama dalam menempuh pendidikan yaitu desain grafis, memanfaatkan barang bekas, membuat kerajinan tangan.”

Ayu Sugiani, orang tua dari salah satu peserta kegiatan, menambahkan, “Tadi saya lihat kegiatan ini sangat menarik, banyak aktivitas yang diberikan kepada anak, agar imajinasi mereka berkembang. Biasanya kan anak main HP terus, nah kalau ada kegiatan seperti ini anak jadi lupa main HP.”

Inspirasi untuk Masa Depan

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi inspirasi kepada anak dan remaja agar bisa berpikir dan ber-ekonomi kreatif sejak dini.

Melalui program ini, diharapkan anak-anak dan remaja dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka, serta memiliki bekal untuk menciptakan lapangan pekerjaan di masa depan. (Stg)

Share :

Baca Juga

Datangi Makorem 071/Wijayakusuma, Ini Pesan Pangdam IV/Diponegoro
Menemukan Planet yang Menarik di Luar Tata Surya
Kapolres Metro Tangerang Kota Lakukan Monitoring di Tiga Vihara Tangerang, 28 Januari 2025

Sumsel

Silaturahmi dan Diskusi Akademik Pendidikan Tema Penguatan Pendidikan Karakter dan Budaya Sekolah Dilaksanakan Dewan Pendidikan Sumatera Selatan di Aula SMK Negeri 6 Palembang
Prediksi Pertandingan Argentina vs Ekuador di Copa America 2024
Korea Utara Kritik Latihan Militer Gabungan Korea Selatan, Jepang, dan AS
Rotasi Dinamis dan Sertijab di Polda Maluku: Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang Digantikan Kombes Pol Agus Nugroho
Polri Peduli, Polresta Cirebon Resmikan Bantuan MCK di Desa Getasan

Contact Us