Home / Buru

Selasa, 22 Februari 2022 - 07:18 WIB

 Meskipun Suda Puluhan kali Aparat Melakukan Penyisiran,Namun Hal Itu Tidak Dihiraukan Oleh Para Penambangan PETI

Maluku./Pulau Buru, SuaraRepublikNews.com – Personil Aparat Kepolisian Resor Polres Pulau Buru, kembali membersihkan aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih beroperasi di kawasan tambang Gunung Botak, Kabupaten Buru, Pada Senin (21/2/2022).

Penyisiran terhadap penambang emas ilegal itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Pulau Buru, Kompol Ruben M.H. Sihombing, S.IK.Kegiatan itu Sejumlah tenda, warung dan bak rendaman milik PETI dibakar maupun dibongkar menggunakan alat berat jenis loader.

Rencananya, pembongkaran terhadap bak rendaman milik PETI yang masih tersisa di kawasan Kali Anahoni, Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, akan di lakukan kembali atau dilanjutkan pada Selasa (22/2/2022)

Dalam penyisiran tersebut sebanyak 50 personel Polres Pulau Buru dan Polsek Waeapo dikerahkan. Ikut dalam melaksanakan kegiatan itu yakni Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kasat Polair Polres Pulau Buru. Kapolsek Waeapo, dan Kanit IV Satreskrim Polres Pulau Buru juga ikut dalam kegiatan itu.

“Perintah pimpinan penertiban di kawasan kali Anahoni ini, usahakan tidak ada bangunan atau tenda yang terlihat masih berdiri, semua aktivitas dan tenda harus diratakan dengan tanah,” pinta Wakapolres Pulau Buru, Kompol Ruben M.H. Sihombing, S.IK.

Wakapolres menyampaikan, penertiban hari ini dimulai dari atas kawasan kali Anahoni hingga bawah sungai tersebut. Kegitan hari ini dibantu dengan satu unit alat berat jenis loader.

“Jika ada kendala atau benturan dengan penambang maka lakukan langkah yang humanis dan persuasif. Bakar semua tenda yang masih terlihat berdiri, dan rusak semua peralatan yang ditemukan sehingga tidak dapat dipergunakan lagi,”tegas wakapolres

Lanjut-Ia memerintahkan kepada personel agar penertiban, bahwa hari ini harus dapat dilakukan dengan sempurna atau secara maksimal.

“Jika masih terlihat ada tenda atau aktivitas yang tidak tersentuh maka taem semua akan bermalam di lokasi kali Anahoni untuk melanjutkan kegiatan pada hari esok,”printah Ruben

Baca Juga  Kapolda Maluku Prihatin Banyak Anak dan Remaja yang Terlibat Tawuran

Untuk diketahui, tim bergerak masuk lokasi pertambangan emas ilegal pukul 12.30 WIT. Tim tampak membongkar dan membakar tenda-tenda tempat tinggal ataupun tenda warung yang masih ada.

Sejumlah bak rendaman, juga terlihat dibongkar menggunakan satu unit alat berat jenis loader.Masyarakat yang masih terlihat juga diminta untuk segera meninggalkan lokasi kali Anahoni. Warga juga diingatkan untuk tidak lagi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin baik menggunakan bahan kimia ataupun secara manual.

Selanjutnya, pembongkaran terhadap bak-bak rendaman yang belum sempat dilakukan hari senin akan dilanjutkan pada hari Selasa

,dengan menggunakan satu unit alat berat jenis Excavator.

Jurnal Maluku(iw)

Tag: Maluku, Tambang Liar, Pulau Buru

Share :

Baca Juga

Buru

Kejati dan Kejari Buru Juga BPKP Maluku Harus Tegas Usut Kadinsos Kab. Buru

Buru

Polda Maluku akan Gelar Operasi Keselamatan Salawaku 2024

Buru

Wakapolda Maluku Hadiri Upacara Tabur Bunga Peringatan 206 Tahun Pahlawan Martha Christina Tiahahu

Buru

Ops Ketupat Salawaku Polda Maluku, Satgas Kamseltibcar Lantas Atur Lalu Lintas

Buru

Kedatangan Surat Suara Pemilu 2024 di kawal ketat Satgas OMB Polres Tanimbar

Buru

Miris Bangunan Tua  Kantor Camat Kaiely Tanpa Penghuni Dipenuhi Rerumputan

Buru

Meskipun Diguyur Hujan Deras Kapolda Maluku Pimpin Upacara Hari Pattimura Ke 207 Tahun

Buru

Pelaksanaan Anev Operasi Patuh Salawaku 2023 di Ruangan Rapat Bag Ops Polres Pulau Buru

Contact Us