Home / Tak Berkategori

Kamis, 8 September 2022 - 17:46 WIB

Pj Bupati Apriyadi Tekankan, Perkuat Fungsi dan Pengawasan di BUMD Muba Tidak Produktif, BUMD Bakal Dibubarkan

Pj Bupati Apriyadi Ikuti Rakor STRANAS PK Secara Virtual, Kamis (8/9/2022) di Ruang Rapat Guest House Griya BumiSerasan Sekate.

SEKAYU, Suararepubliknews – Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi mengikuti

Rapat Koordinasi Nasional Terkait Penguatan Pembinaan,Pengawasan dan

Pengelolaan BUMD Melalui Strategi NasionalPencegahan Korupsi (STRANAS

PK) Secara Virtual, Kamis (8/9/2022) di Ruang RapatGuest HouseGriya

BumiSerasan Sekate.

Pj Bupati Muba Apriyadi MSi mengatakan, sebagai kepala daerah dirinya

siap mendukung dengan menyuarakan dukungan pencegahan korupsi di

lingkungan BUMD dengan penguatan fungsi dan pengawasan.

“Pemerintah Kabupaten Muba tentunya akan melakukan evaluasi ataupun

monitoring terhadap BUMD yang ada di Muba. Hal ini untuk memastikan

apakah BUMD Muba masih memberikan banyak manfaat atau

merugi,”tandasnya.

Pada kesempatan ini, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Drs

Tomsi Tohir mengatakan, hadirnya BUMD di suatu daerah, sebagai harapan

untuk bisa memberikan manfaat untuk ekonomi daerah. “BUMD dapat

menggerakkan roda perekonomian di suatu daerah. Untuk itu, agar

manfaatnya dapat diberikan secara maksimal, tentunya harus membangun

tata kelola pemerintahan yang baik, cepat, produktif dan efisien serta

tidak boleh mengabaikan transparansi dan akuntabilitas,”katanya.

Selain itu, juga penting untuk bisa menyamakan persepsi dan melakukan

pembenahan dengan bekerjasama antar semua pihak, untuk mencapai output

yang baik. “Jika perbaikan dan pembenahan sudah dilakukan secara

maksimal namun, BUMD masih merugikan. saya kira sudah tidak ada alasan

untuk mempertahankan BUMD tersebut,”jelasnya.

Sementara Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan, bahwasanya

BUMD dapat dikelola secara maksimal jika menempatkan Komisaris dan

Direksi yang tepat dan berguna. “Komisaris dan Direksi BUMD memiliki

banyak tanggung jawab. Maka, dalam pemilihannya harus disesuaikan

dengan kemampuan yang dimiliki,”ucapnya.

Lanjutnya, pemerintah di daerah seharusnya sudah dapat memetakan

sendiri BUMD mana yang sehat dan BUMD mana yang sakit. “Karena perlu

kita tekankan, BUMD yang sehat mampu meningkatkan kesejahteraan bagi

masyarakat dan menumbuhkan perekonomian daerah. Kalau hadirnya BUMD

lebih banyak memberikan kerugian atau tidak ada manfaatnya. Maka

bubarkan saja,”ungkap Wakil ketua KPK.

Share :

Baca Juga

Kapolres Buru Hadiri Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada 2024

Tangerang Raya

Karyawan PT BSM Demo Tuntut Hak, Tolak PHK Sepihak

Tapanuli Raya

Rutan Kelas llB Humbang Hasundutan Gelar Belajar Berbahasa Inggris Untuk WBP
Upaya Nyata DPW LSM PKN Berikan Bantuan Sosial Kepada Warga Miskin
Danrem 071 Wijayakusuma Ikuti Peluncuran 2.664 Titik Sumber Air Program TNI-AD Manunggal Air Melalui Vicon Bersama Kasad di Cilongok
Wabup Karimun Ajak Masyarakat Tingkatkan Aktivitas dan Kualitas Beribadah

Daerah

Pengerjaan Cacat Mutu Menguak Kebobrokan Etika, Diwarnai Ancaman Somasi dan Serangan Balik; Kepala Dinas dan Kabid PUPR BUNGKAM Total!
Menambah Berat Badan Sehat: Pilihan Makanan yang Tepat untuk Kesehatan Optimal

Contact Us