Home / Tak Berkategori

Kamis, 11 Juli 2024 - 11:56 WIB

Resensi Buku: Bisikan Wayang Suket, Karya Barbara Eni

Bisikan Wayang Suket, Karya Barbara Eni

Bisikan Wayang Suket, Karya Barbara Eni

Bandung, suararepubliknews.com – Lima sekawan sedang menikmati kunjungan mereka di Museum Wayang. Mereka berjalan-jalan, bercanda, dan menikmati setiap sudut ruangan yang dipenuhi dengan koleksi wayang dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, satu teman mereka kurang berhati-hati dalam berbicara, menyebabkan situasi yang tak terduga terjadi.

Khayalan Menjadi Nyata di Museum

Di tengah keceriaan, tiba-tiba mereka merasakan hal aneh. Boneka wayang di dekat mereka tampak bergerak dan menatap mereka dengan tatapan tajam. Ketakutan melanda mereka seketika, membuat mereka merasakan suasana yang mencekam. Perasaan takut ini semakin menguat ketika bayangan-bayangan mendekati mereka. Mereka berlima saling berpegangan tangan, mencoba menemukan keberanian di tengah rasa takut yang menyerang.

Suara Lembut Guru yang Menenangkan

Namun, suara lembut dari guru mereka menyadarkan mereka dari khayalan. Guru tersebut menjelaskan bahwa itu semua hanyalah ilusi yang disebabkan oleh suasana museum yang unik dan pikiran mereka sendiri yang terlalu berimajinasi.

Kisah dari Buku “Bisikan Wayang Suket”

Kisah ini berasal dari buku “Bisikan Wayang Suket” karya Barbara Eni, yang menyajikan cerita dengan sentuhan khayalan yang membuat pembaca terbawa suasana. Buku ini, meski tidak berwarna dan tanpa gambar, memberikan pengalaman membaca yang mendalam dan memerlukan pemahaman yang teliti. Cerita ini menggambarkan bagaimana imajinasi dapat mengambil alih realitas jika tidak dikendalikan.

Antara Khayalan dan Kenyataan

Di akhir cerita, pembaca mungkin sedikit bingung apakah peristiwa yang dialami oleh lima sekawan ini adalah kenyataan atau sekadar khayalan. Namun, salah satu bagian paling menarik dari buku ini adalah ketika dua bayangan mendekati mereka dan mereka berlima ketakutan, seperti adegan dalam film horor.

Pelajaran Hidup dari Buku

Melalui buku ini, banyak nasihat berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah menjaga lisan di manapun tempatnya, termasuk di museum. Cerita ini mengingatkan kita akan pentingnya berbicara dengan hati-hati dan bagaimana khayalan bisa mempengaruhi persepsi kita terhadap dunia sekitar.

Buku “Bisikan Wayang Suket” tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga pelajaran penting tentang kehidupan. Dengan menyajikan pengalaman yang mendalam, buku ini mengajak pembaca untuk lebih berhati-hati dalam berucap dan memahami bahwa tidak semua yang kita lihat atau rasakan adalah kenyataan. Kadang, khayalan bisa mengambil alih dan membuat kita melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

Bagi mereka yang tertarik dengan cerita penuh makna dan ingin mengambil hikmah dari setiap halaman, “Bisikan Wayang Suket” adalah pilihan yang tepat. Meski membutuhkan kesabaran dalam membaca, setiap babnya memberikan wawasan dan refleksi yang berharga tentang kehidupan dan pentingnya menjaga lisan. (Stg)

Judul Buku : Bisikan Wayang Suket

Penulis : Barbara Eni

Penerbit : Kanisius

Peresensi : Muhammad Fathan A. W

Ukuran : 12 x 19 cm

Tebal : 88 Halaman

ISBN : 978-979-21-7227-0

Kontak pemesanan: Wahyu 0898 8210 200

Share :

Baca Juga

Maluku

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Tangerang Raya

SKANDAL INFRASTRUKTUR TANGSEL 2025: “Pesta Pora” Rp 34,7 Miliar di Atas Regulasi yang Diinjak-injak dan Beton Keropos
*Intan Nurul Hikmah Sapa Warga Desa Karang Harja, Fokus pada Pendidikan dan Kesejahteraan*
Dandim 1715/Yahukimo Bersama Pejabat Pemda Yahukimo Melaksanakan Tatap Muka Dengan Tim Wasev TMMD Ke-119 Tahun 2024  
Menjelang Bulan Suci Ramadhan Januri Ketua RT 08 Bersama Warga KP Jengkol Gotong Royong Bersihkan TPU
Masyarakat Kelurahan Sayar Resah: Kantor Kelurahan Tak Kunjung Dibangun Selama 7 Tahun
Kepala UPASP,Bukan Libur Tetapi Belajar di Rumah
Waspada, Tren Bed Rotting Bisa Bikin Kesehatan Terganggu, Moms!

Contact Us