Home / Tak Berkategori

Selasa, 5 November 2024 - 22:17 WIB

Tingkat Pengangguran Terbuka di Banten Turun, Lapangan Kerja Semakin Berkembang

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, per Agustus 2024, jumlah penduduk usia kerja mencapai 9,39 juta jiwa, naik sekitar 131 ribu orang dari Agustus 2023

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, per Agustus 2024, jumlah penduduk usia kerja mencapai 9,39 juta jiwa, naik sekitar 131 ribu orang dari Agustus 2023

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten pada Agustus 2024 turun menjadi 6,68 persen, lebih rendah 0,84 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan tren positif dalam pemulihan ekonomi pasca-pandemi, seiring dengan peningkatan kesempatan kerja di berbagai sektor usaha

Banten, suararepubliknews.com – Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, per Agustus 2024, jumlah penduduk usia kerja mencapai 9,39 juta jiwa, naik sekitar 131 ribu orang dari Agustus 2023. Dari jumlah tersebut, 6,21 juta orang adalah angkatan kerja, sementara 3,18 juta lainnya masuk dalam kategori bukan angkatan kerja. Jumlah penduduk yang bekerja mengalami peningkatan, kini mencapai 5,80 juta orang, dengan jumlah pengangguran yang turun menjadi 414 ribu orang, berkurang sekitar 33 ribu dari tahun sebelumnya.

Tren Partisipasi Angkatan Kerja yang Meningkat

Tren Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terus menunjukkan kenaikan signifikan sejak 2019. TPAK pada Agustus 2024 tercatat sebesar 66,17 persen, naik 1,73 persen dari tahun sebelumnya. Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki berada pada tingkat 82,95 persen, lebih tinggi dibanding TPAK perempuan yang mencapai 48,90 persen. Meski begitu, keduanya mengalami peningkatan, yaitu sebesar 0,78 persen poin untuk laki-laki dan 2,73 persen poin untuk perempuan.

Lapangan Usaha Terbesar Penyerap Tenaga Kerja

Menurut hasil survei ketenagakerjaan, tiga sektor utama yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Banten adalah Industri Pengolahan (21,53 persen), Perdagangan Besar dan Eceran (20,86 persen), serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (13,32 persen). Ketiga sektor ini mencatat peningkatan jumlah tenaga kerja dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mengalami kenaikan tertinggi, yakni sebanyak 109 ribu pekerja baru.

Penurunan Pekerja Paruh Waktu dan Peningkatan Pekerja Penuh

Sebagian besar penduduk Banten yang bekerja adalah pekerja penuh, yaitu yang bekerja minimal 35 jam per minggu, dengan persentase sebesar 77,83 persen pada Agustus 2024. Pekerja tidak penuh, yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu, mencakup 22,17 persen dari total tenaga kerja, menunjukkan penurunan sebesar 1,20 persen dari tahun sebelumnya. Data ini mengindikasikan stabilitas di pasar kerja formal yang terus membaik.

Kualitas Tenaga Kerja Berdasarkan Pendidikan

Mayoritas tenaga kerja di Banten didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), mencapai 49,94 persen. Lulusan dengan pendidikan diploma dan universitas mencakup 12,89 persen dari total tenaga kerja. Namun, persentase pekerja dengan pendidikan tinggi sedikit menurun dibandingkan tahun lalu. Sebaliknya, tingkat pendidikan yang lebih rendah, seperti lulusan SMP dan SMA, justru meningkat.

Profil Pengangguran di Banten Menurut Pendidikan

Berdasarkan tingkat pendidikan, pengangguran di Banten didominasi oleh lulusan SMA, yang mencakup 35,12 persen dari total pengangguran. Sementara itu, pengangguran lulusan perguruan tinggi relatif lebih kecil, yaitu 8,47 persen untuk lulusan diploma dan 0,93 persen untuk lulusan S1 ke atas. Hal ini menunjukkan tantangan ketenagakerjaan bagi lulusan SMA yang mungkin perlu keterampilan lebih lanjut atau pelatihan khusus untuk dapat bersaing di pasar kerja.

Arah Kebijakan dan Program Pemerintah untuk Pengentasan Pengangguran

Penurunan angka pengangguran di Banten pada 2024 ini mengindikasikan efektivitas berbagai program pemerintah dalam memacu pertumbuhan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas tenaga kerja. Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong pelatihan vokasi dan peningkatan pendidikan keterampilan sebagai upaya menekan angka pengangguran, khususnya bagi lulusan SMA yang mendominasi angka pengangguran. Selain itu, dukungan untuk sektor industri dan perdagangan diharapkan mampu mendorong serapan tenaga kerja lebih tinggi dan menjamin stabilitas ketenagakerjaan di masa mendatang.

Pewarta: Sainan
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Maluku

Kepolisian Sektor Panggarangan Wujudkan Kemandirian Pangan: Panen Jagung Hibrida di Desa Situregen
Ketegangan Memuncak: Korea Utara Ancam Hancurkan Musuh

Daerah

Dandim 1710/Mimika Hadiri Kegiatan Seminar Akhir Studi Kelayakan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB)
Perbaikan Jalan kabupaten Di Sungai keruh Pj Bupati Apriyadi Kucurkan 4.8 Miliar

Maluku

Ketua Wilayah KBPUM Maluku : Berharap Dinas Perumahan Agar Transparansi Dana Gempa 2025,Bagi Kepentingan Rakyat.
Quick Count Pilkada Banten 2024: Andra-Dimyati Unggul dengan 58,24% Suara

Maluku

Polri Lakukan Upaya Tegas dan Terukur, Dua Tersangka Pembunuhan Ketua DPC Golkar Malra Resmi Ditahan
Jejak Sejarah di Tanggal 7 Juni: Dari Pemilu Reformasi Indonesia hingga Pertempuran Dunia

Contact Us