Home / Tak Berkategori

Jumat, 6 Januari 2023 - 16:53 WIB

Desa Waetele Minta Pemda Atasi Tiga Puluh Hektar Lahan Masyarakat Terancam Tergerus Arus Sungai Waetele

Desa Waetele  Terancam Tergerus Arus Sungai terletak di sekitar sungai Waetele, Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Jum’at (6/1/2022.

Kepala Desa Waetele meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Buru dan Pemprov Maluku atasi tiga puluh (30) hektar lahan masyarakat yang terancam tergerus arus sungai Waetele. Permintaan ini disampaikan Aam Purnama saat mengunjungi lokasi Kebun milik warga (Anwar 54 tahun) yang terletak di sekitar Sungai Waetele, Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Jum’at (6/1/2022

Pulau Buru.SuaraRepublikNews.com –  Aam Purnama, Kepala Desa Waetele meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Buru dan Pemprov Maluku atasi tiga puluh (30) hektar lahan masyarakat yang terancam tergerus arus sungai Waetele. Permintaan ini disampaikan Aam Purnama saat mengunjungi lokasi Kebun milik warga (Anwar 54 tahun) yang terletak di sekitar Sungai Waetele, Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Jum’at (6/1/2022

Menurut Aam Purnama, apabila tidak segera diatasi maka tiga puluh (30) hektar lahan warga di Desa Waetele terancam tergerus arus sungai saat musim penghujan.

“Disekitar daerah aliran Sungai Waetele ada kebun masyarakat yang terancam tergerus arus apabila tidak segera diambil langkah pembangunan Bronjong, Tanggul, atau normalisasi sungai, ” ungkap Aam Purnama.

Lebih lanjut disampaikan Kepala Desa Waetele, kita lihat dilokasi salah satu kebun milik masyarakat sudah tergerus arus Sungai Waetele.

“Salah satu lahan Warga sudah sekitar dua puluh (20) meter telah longsor tergerus arus sungai, apabila terus dibayarkan tidak menutup kemungkinan akan terus longsor. Apalagi di musim penghujan seperti saat ini, ” lanjut Aam Purnama.

Ia juga menyampaikan diperlukan pembangunan guna mengatasi arus sungai Waetele yang mengancam lahan masyarakat Desa Waetele ini.

“Perlu pembangunan Bronjong, Tangul atau normalisasi sungai agar arus sungai Waetele bisa dikendalikan, kurang lebih satu (1) kilo meter yang harus dilakukan pembangunan, ” tutur Aam Purnama.( IW )

Share :

Baca Juga

Anies Baswedan Gagal Ikut Pilgub Jakarta: Pesan Menyentuh Cak Imin untuk Rekan Seperjuangannya
2 Orang Siswi SMK Negeri 1 Doloksanggul Lulus PTN Jalur SNBP 2023
Kecamatan Sepatan,terkesan Pilih Kasih dengan Pengusaha Lokal Pribumi

Jakarta

Jokowi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri, Sekaligus Bawa Pulang Kembali Ijazah UGM

Jawa Barat

Polemik Jembatan Kali Sukalila, Wali Kota Minta Maaf dan PT KAI Ungkap Alasan Teknis Pembongkaran
Copa America 2024: Prediksi Perebutan Juara-3, Kanada Vs Uruguay
Kejari Humbahas Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum Periode April – September 2024
Pemkab Muba Sambut Studi Banding Pemkab Tambrauw Papua Barat Daya

Contact Us