Home / Tak Berkategori

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:22 WIB

Kepsek SDN Pengabuan,Membantah,dan Meluruskan,adanya Berita Miring di Media Online,itu Hoax dan tidak Benar.

Banten .Suara Republik News.Sebuah kabar kurang sedap menerpa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pengabuan,Link Gunung Sugih,Kecamatan  Ciwandan, Kota Cilegon,Banten.

terkait dugaan pembebanan siswa untuk membeli buku panduan Ramadan.

Informasi yang beredar di Media Online menyebutkan bahwa pembelian buku tersebut menggunakan dana infak siswa, menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi pengelolaan keuangan sekolah.

Kepala Sekolah SDN Pengabuan Gunung Sugih, Sutia S.Pd, memberikan bantahan terkait isu ini,tidak Benar,

Menurut pengakuannya, pembelian buku panduan Ramadan itu murni merupakan inisiatif dari para siswa sendiri, dan ditegaskannya tidak ada penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam prosesnya.,

Kontradiksi antara pernyataan Kepala Sekolah dan Ketua Panitia Sanlat ini tentu  menimbulkan tanda tanya,itu harus di luruskan,dan klarifikasi.

Selain isu pembelian buku, panitia Sanlat juga meminta para siswa untuk membawa paket sembako.

Paket sembako yang terkumpul nantinya akan dibagikan kepada kaum dhuafa, fakir miskin, anak yatim, dan janda jompo di sekitar lingkungan sekolah.

Kegiatan Sanlat yang diadakan oleh SDN Pengabuan Gunung Sugih ini memiliki tujuan yang mulia, yaitu untuk meningkatkan kedisiplinan siswa serta membentuk karakter anak yang soleh dan sholeha.

Materi yang diberikan dalam Sanlat meliputi cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tadarus Al-Qur’an, tata cara praktik sholat lima waktu, serta sesi tanya jawab seputar pelajaran agama Islam.

Namun, di balik tujuan mulia tersebut, polemik mengenai sumber dana pembelian buku panduan Ramadan justru menjadi sorotan utama,dan ini di Bantah tegas oleh kepala Sekolah SDN Pangabuan.

Saat di wawancari Awak Media Sutia spd,Kepala Sokolah SDN Pangabuan mengatakan,Mestinya Oknum Media kemaren kalau berkunjung itu yang baik baik dan jangan menjastis,kita punya hak jawab,juga saya tidak suka kalau k sini itu,mencari kesalahan,baik baik aja,toh kita juga kalau datng mah ngerti,tapi kalau ga ada jangan ndumel,kami sudah musyawarah dengan wali murid,dan ada kesepakatan,

Lanjut,Media itu mitra kami,tapi bukan untuk menjastis,melainkan mengarahkan,harus nya kemaren bertanya tentang sekolah….saya jawab kita belum punya Ruangan Kepala Sekolah,harus nya yang di sampaikan bukan mencari kesalahan yang lain,kami bisa aja Laporkan ke APH(aparat penegak hukum)kita tidak  nyaman adanya pemberitaan yang kemaren di Media Online,bahwa kita menjual buku panduan Ramadhan,dan saya tegaskan ini pencemaran nama baik dan tidak benar.tegas Sutia.( Holid/Yani.).

Share :

Baca Juga

Peringati Hari Bhayangkara ke-77, Kapolresta Cirebon Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Gegunung
Bupati Humbahas Sampaikan Nota Pengantar Keuangan Ranperda PAPBD T.A. 2024
Polres Garut Adakan Ramp Check Kendaraan Angkutan Umum
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi Ka. Bakamla Zona Maritim Timur yang Akan Pindah Tugas
Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati Wijaya Fraksi PSI Mengapresiasi Program Eazy Passport Kementrian Imigrasi
DPD Golkar Kota Cimahi Gelar Bintek Saksi Pemilu 2024
Wakil ketua DPRD Tulungagung Apresiasi Dilantiknya PJ Bupati Tulungagung
Pemdes Ngepoh Gelar Peningkatan Kapasitas Satlinmas

Contact Us