Bimtek Digelar untuk Pastikan Profesionalisme dan Netralitas Pengawas TPS
Tangerang Selatan, suararepubliknews.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Setu menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dan bimbingan teknis (Bimtek) bagi para pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) dalam rangka persiapan pemilihan serentak Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota/Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024. Acara ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Ramada BY WYNDHAM, Cilenggang, Serpong, pada Selasa (12/11/2024).
Komitmen Panwaslu Setu Perkuat Peran PTPS
Koordinator Panwascam Setu, Ahmad Kosasih, S.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa Bimtek ini adalah tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan oleh Ketua Panwascam Kecamatan Setu, yang meliputi pelantikan dan pembekalan di tempat yang sama pada 4 November 2024.
“Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PTPS sebagai garda terdepan dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS,” kata Kosasih.
Bimtek untuk Pemahaman Regulasi dan Kode Etik
Ahmad Kosasih menekankan pentingnya kegiatan Bimtek ini sebagai bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat peran pengawasan di setiap tahapan pemilihan.
“Bimtek ini dilakukan untuk memastikan bahwa PTPS memahami regulasi, kode etik, serta prosedur pengawasan,” ujarnya.
Anggaran untuk kegiatan Bimtek ini, jelasnya, bersumber dari dana yang dialokasikan Bawaslu sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta peraturan terkait penggunaan dan pengelolaan dana pemilu.
Pelaksanaan Bimtek Selama Dua Hari
Bimtek yang diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 12 dan 13 November 2024, melibatkan total 133 PTPS yang tersebar di enam kelurahan di Kecamatan Setu. Pada 12 November, kegiatan diikuti oleh 67 PTPS, sementara 66 PTPS lainnya hadir pada 13 November.
Ketua Panwascam Setu, Akhmad Sayuti, S.Ag., menegaskan bahwa para PTPS akan diberikan materi dan penguatan agar memahami tugas mereka secara teknis.
“Saya berharap dengan adanya Bimtek ini, kapasitas rekan-rekan PTPS dapat meningkat sehingga mereka bisa menjalankan tugas dengan baik di lapangan,” katanya.
Sayuti juga menekankan pentingnya menjaga netralitas penyelenggara pemilu.
“Saya menghimbau seluruh penyelenggara pemilu di Kecamatan Setu untuk tetap netral, agar demokrasi dapat berjalan kondusif dan adil,” cetusnya.
Pemateri Internal dan Penekanan Integritas Pemilu
Kegiatan Bimtek ini dibimbing oleh pemateri internal dari Bawaslu Tangerang Selatan, Apria Roles Saputra, yang menyampaikan materi teknis kepada 133 PTPS se-Kecamatan Setu. Materi tersebut mencakup tahapan mulai dari masa kampanye, masa tenang, pengawasan jalannya logistik, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.
Apria menjelaskan bahwa tujuan Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan PTPS dalam mengawasi proses penghitungan suara dengan akurat.
“Bimtek ini penting untuk memastikan integritas dan transparansi dalam proses pemilu. Dengan pemahaman yang baik tentang perhitungan suara serta penggunaan aplikasi Siwaslu, PTPS dapat memastikan bahwa setiap suara dihitung dengan benar, sehingga hasilnya akurat dan transparan,” ujar Apria.
Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas pengawas TPS sangat berperan dalam mencegah terjadinya pemungutan suara ulang (PSU).
“Dengan pemahaman yang baik, pengawas TPS dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan memastikan proses pemilu berjalan dengan jujur dan adil,” pungkasnya.
Pewarta: Iwan H
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024