Home / Tak Berkategori

Minggu, 1 September 2024 - 23:50 WIB

17 Korban Ditemukan Setelah Kecelakaan Helikopter Wisata di Kamchatka, Rusia

Tim penyelamat yang bekerja tanpa lelah akhirnya menemukan 17 mayat pada Minggu (1/9), sementara pencarian sisa korban terus dilakukan dengan intensitas tinggi

Tim penyelamat yang bekerja tanpa lelah akhirnya menemukan 17 mayat pada Minggu (1/9), sementara pencarian sisa korban terus dilakukan dengan intensitas tinggi

Rusia, suararepubliknews.com – Tragedi melanda wilayah terpencil Semenanjung Kamchatka di Rusia, ketika sebuah helikopter wisata yang mengangkut 22 orang, termasuk 19 wisatawan dan 3 awak, jatuh pada Sabtu (31/8). Tim penyelamat yang bekerja tanpa lelah akhirnya menemukan 17 mayat pada Minggu (1/9), sementara pencarian sisa korban terus dilakukan dengan intensitas tinggi.

Helikopter yang naas tersebut dioperasikan oleh Vityaz-aero, sebuah perusahaan penerbangan lokal yang berkantor di Kamchatka. Menurut keterangan dari otoritas setempat, pesawat itu menghilang dari radar tak lama setelah lepas landas. Kecelakaan ini diyakini disebabkan oleh jarak pandang yang terbatas dan kondisi cuaca buruk, faktor-faktor yang sering kali menjadi tantangan besar di wilayah yang terpencil dan berbahaya seperti Kamchatka.

Helikopter Ditemukan di Perbukitan, Jarak Pandang Terbatas Diduga Penyebab Kecelakaan

Kementerian Darurat Rusia mengonfirmasi bahwa upaya pencarian para penumpang yang masih hilang sedang berlangsung. Semua orang di dalam helikopter dikhawatirkan telah tewas. Pesawat itu ditemukan pada Minggu dini hari di daerah perbukitan pada ketinggian 900 meter, lokasi yang sangat sulit diakses, yang semakin memperumit upaya penyelamatan.

Dalam pernyataannya, Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, menyebut bahwa puing-puing helikopter terlihat dari udara, yang menandakan bahwa kecelakaan itu terjadi di wilayah yang sulit dijangkau. Video rekaman udara yang dirilis oleh Kementerian Situasi Darurat Rusia menunjukkan puing-puing berserakan di lereng dekat puncak bukit berhutan, menambah dramatisnya kondisi di tempat kejadian.

Misi Wisata Berujung Tragis: Helikopter Gagal Capai Tujuan

Helikopter Mi-8, pesawat bermesin dua buatan Soviet yang digunakan dalam penerbangan ini, merupakan tipe yang sering dipakai untuk transportasi di wilayah timur jauh Rusia, wilayah yang dikenal memiliki populasi jarang dan aksesibilitas yang sangat sulit. Kecelakaan seperti ini, meski jarang terjadi, bukanlah sesuatu yang asing di kawasan ini.

Pesawat lepas landas di dekat gunung berapi Vachkazhets dengan tujuan yang belum tercapai. Menurut laporan dari Badan Transportasi Udara Federal Rusia, helikopter tersebut tidak pernah sampai di tujuannya. Ivan Lemikhov, seorang pejabat kementerian, mengonfirmasi bahwa sejauh ini 17 jenazah telah ditemukan. Pencarian terus berlanjut untuk menemukan lima orang yang masih dinyatakan hilang.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang tragedi penerbangan di wilayah yang ekstrem dan menantang ini, sekaligus menyoroti risiko besar yang dihadapi dalam penerbangan di daerah-daerah terpencil di Rusia. (Stg)

Share :

Baca Juga

Bintang Real Madrid dan Jerman, Kroos, akan Pensiun Setelah Euro 2024
Suara Kalangan Pemuda di Pilegis 2024 Menentukan Perubahan di Kabupaten Buru

Tulungagung

Diduga Ketua Kelompok Tani ‘Margo Rukun’ Gelapkan Uang Gapoktan Mengatasnamakan Anggota
Dinkominfo Muba Mengharumkan Pemkab Muba dan Provinsi Sumatera Selatan
Jawara Banten Bersatu DPC Malingping Kunjungi dan Berikan Bantuan untuk Warga Korban Bencana Di Bayah.
Pemkab Muba Bakal Lakukan Penyederhanaan OPD
Puan Maharani Kembali Terpilih sebagai Ketua DPR RI Periode 2024-2029: Era Baru Pimpinan Legislatif
Hasil Audit BPK Dengan Laporan Keuangan Tempat Wisata Naungan Disbudpar Tulungagung Tak Sama

Contact Us