Home / Tak Berkategori

Rabu, 25 Oktober 2023 - 09:53 WIB

Populasi Badak Bercula Satu dalam bahaya, TN Ujung Kulon Tutup Alur Pejalan Kaki.

 Badak Bercula Satu Ujung kolon Banten

Pandeglang,Suara Republik News.- Alur pejalan kaki di Semenanjung Ujung Kulon resmi ditutup dari tanggal 1 November 2023 mendatang sampai batas waktu yang belum bisa dipastikan.

 

Penutupan ini dilakukan demi pemulihan ekosistem sekaligus perlindungan habitat Badak Jawa atau badak bercula satu.

Simbol Badak bercula satu Ujung Kulon Banten

 

Badak bercula satu ini masuk ke dalam kategori critically endangered dalam daftar Red List Data Book yang dikeluarkan oleh International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN).

 

Badak Jawa juga terdaftar dalam Apendiks I Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), sebagai jenis yang jumlahnya sangat sedikit di alam dan dikhawatirkan akan punah.

 

“Pengamatan kami sejak tahun 2020, menunjukkan bahwa aktivitas badak sudah sangat jarang ditemui di jalur-jalur trek wisata dan bergeser ke lokasi yang lebih aman, sementara habitat Badak Jawa hanya ada di Semenanjung Ujung Kulon,” jelas Ardi Andoni, Kepala Balai TNUK, dalam keterangan resminya, dikutip Senin, (23/10/23) via Antara.

 

 

TNUK menjadi habitat terakhir badak cula satu di dunia, luasnya mencapai 105.694,46 Ha. Badak Jawa juga diklasifikasikan sebagai jenis satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, tentang perubahan kedua atas permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

 

Badak Jawa ini merupakan tipe hewan yang hidupnya membutuhkan daerah jelajah tertentu dan menentukan pola perilaku di alam sehingga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya jika dia merasa terganggu, jadi Badak Bercula Satu cenderung menghindari jalur-jalur yang berpotensi sering dilewati untuk beraktivitas.

 

“Badak Jawa salah satu satwa yang paling pemalu dan sangat menghindari manusia. Bukan hanya bertemu langsung, juga menghindari jejak manusia, bau, dan suara manusia serta bekas aktivitas manusia lainnya,” terangnya.

 

 

Wilayah semenanjung Ujung Kulon ditutup total, hanya peneliti saja yang bisa masuk ke daerah tersebut. Sehingga meminimalisir kegiatan manusia di habitat asli badak bercula satu.

 

(IH)

Share :

Baca Juga

JNE dan KONI Menandatangani Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Olahraga Nasional
Reses Perdana H. Tedi Sudarna di Lebak, Serap Aspirasi Masyarakat dan Tokoh Ulama

Tulungagung

PGRI Kabupaten Tulungagung Laksanakan Diklat Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara.
RESES, Turidi Berharap Semua Program Bisa Terealisasi
Koramil 1506-O3 Air buaya dan Masyarakat Di Ciptakan Lingkungan Sehat Melalui Kegiatan Jum’at Bersih
Polres Lebak Laksanakan  Pengamanan Kampanye  Terbatas Cawapres RI  di Warunggunung

Buru

Laka Lantas di Tikungan Nusa Jaya Wasile Selatan, Anggota TNI AD Meninggal Dunia
Danrem Wijayakusuma Hadiri HUT Ke-61 Kowad dan Peringatan Hari Ibu Ke-94

Contact Us