Home / Tak Berkategori

Sabtu, 7 Mei 2022 - 19:48 WIB

Politikus Gerindra Tuding Rekrutmen 1 Juta PPPK Guru hanya Akal-akalan

Jakarta,suararepubliknews – Politikus Fraksi Gerindra Prof Djohar Arifin Husin menuding rekrutmen 1 juta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) hanya akal-akalan pemerintah.

Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Gerindra itu menilai program 1 juta PPPK guru hanya digembar-gemborkan seolah-olah pemerintah telah membuat gebrakan besar, padahal anggarannya tidak ada. Sebab, faktanya daerah juga yang diharuskan menanggung gaji dan tunjangan PPPK guru.

Dia menyebutkan program 1 juta PPPK guru merupakan hasil keputusan politik.  Awalnya, antara Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sepakat untuk mengangkat seluruh guru honorer menjadi PPPK.  Tadinya, kata Djohar Arifin, Komisi X DPR meminta supaya guru honorer diangkat langsung, dan hanya didasarkan pada masa kerja. Namun, Kemendibudristek menyatakan tidak boleh karena bertentangan dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).

“Kami setuju dengan catatan formalitas saja. Nyatanya, prosesnya jadi seribet ini,” kata Prof Djohar, Sabtu (7/5). Ironisnya, lanjut Djohar, dari 173 ribuan peserta yang lulus PPPK guru tahap I, yang sudah diberikan SK PPPK baru 90 ribuan.

Malah, ada 193 ribuan guru honorer lulus passing grade, tetapi tidak kebagian formasi.

Dari serentetan kejadian tersebut, Prof Djohar menilai pemerintah berupaya untuk tidak mengangkat seluruh guru honorer.  Kendala utamanya adalah anggaran minim. Dia menyarankan pemerintah untuk bertobat.  Jangan membuat intrik-intrik yang menambah penderitaan guru honorer. “Jangan mempermainkan hati guru honorer yang setia mengabdi dengan gaji Rp 200 ribu per bulan,” pungkas Prof Djohar. (srn/jpnn)

Tag; Politikus, Akal-akalan, Guru,Honorer, ASN

Share :

Baca Juga

Dua Orang Dari Cabor Atletik Kebanggaan Humbahas Raih Medali Perak di Porprovsu.

Banten

Insiden Pendemo Serang Verbal Wartawan di Pandeglang Menuai Kecaman
Komisi III DPR RI Apresiasi Keberhasilan Satgas Ops Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB
Kejaksaan Agung Periksa 4 Saksi dalam Kasus Pemufakatan Jahat Korupsi Suap dan Gratifikasi

Tulungagung

Berujung Permintaan Maaf,SEKDIN DISDIK Tulungagung Akui Peryataan Tanpa Konfirmasi

Muba

Lurah Ngulak Tinjau Langsung 9 Rumah Terdampak Longsor di Kelurahan Ngulak
Pantau Real Count Pilkada 2024: Transparansi dan Kemudahan di Situs Resmi KPU
Sosialisasi BPD Se-Kecamatan Ciparay: Sinergi untuk Mewujudkan Desa Maju dan Mandiri

Contact Us