Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat semakin mendekat dengan tantangan besar bagi Polri dalam menjaga keamanan, perdamaian, dan ketertiban di salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia.
Bandung, suararepubliknews.com – Dengan mengusung tema “Beda Pilihan Tetap Bersaudara”, Polri mendorong semua elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, terlepas dari perbedaan dalam pilihan politik. Hal ini menjadi pesan penting yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K., yang menegaskan bahwa Pilkada adalah sarana demokratis untuk menentukan pemimpin daerah tanpa harus memecah belah persaudaraan.
“Pilkada adalah momen demokrasi yang penting, tetapi perbedaan pilihan tidak boleh menghancurkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya, Rabu (23/10/2024). Ia juga menambahkan bahwa menjaga persatuan di tengah dinamika politik adalah tanggung jawab seluruh warga negara.
Polda Jabar Perkuat Sinergi dengan TNI dan Lembaga Terkait
Untuk memastikan kelancaran Pilkada Serentak 2024, Polda Jawa Barat telah mempersiapkan ribuan personel yang akan disebar di berbagai wilayah, terutama di daerah yang dianggap rawan konflik. Langkah strategis ini termasuk sinergi antara Polri, TNI, Satpol PP, KPU, dan Bawaslu dalam mengamankan seluruh tahapan Pilkada.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keamanan Pilkada. Ribuan personel akan diterjunkan ke lapangan guna meminimalisir potensi konflik,” kata Kombes Pol Jules Abraham.
Tidak hanya pengamanan fisik yang menjadi fokus, Polri juga memaksimalkan patroli siber untuk memantau dan menindak penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan informasi provokatif yang dapat memicu konflik. Kombes Pol Jules Abraham menekankan bahwa pelaku yang terbukti menyebarkan berita bohong atau informasi yang dapat memecah belah masyarakat akan dihadapi dengan tindakan tegas.
“Masyarakat harus cerdas dalam menerima informasi. Kami mengimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang dapat merusak jalannya Pilkada,” tutupnya.
Pengamanan Siber untuk Meminimalisir Hoaks dan Provokasi
Polri juga telah meningkatkan pengawasan di ruang digital dengan mengadakan patroli siber yang bertujuan meminimalisir potensi penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan pelanggaran selama proses Pilkada.

Dengan segala langkah yang telah diambil, Polda Jabar optimistis dapat menjaga kelancaran dan keamanan selama Pilkada Serentak 2024. Penjagaan ketat dan pengawasan intensif ini diharapkan bisa menciptakan suasana demokrasi yang aman dan kondusif di Jawa Barat.
Sumber: Bid Humas Polda Jabar
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024










