Home / Tak Berkategori

Sabtu, 28 Desember 2024 - 17:14 WIB

Daftar Komoditasnya Impor Pangan Dihentikan mulai 2025

Mass Image Compressor Compressed this image. https://sourceforge.net/projects/icompress/ with Quality:80

Mass Image Compressor Compressed this image. https://sourceforge.net/projects/icompress/ with Quality:80

 

 

 

Suararepubliknews – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, pada 2025 pemerintah akan mulai menghentikan impor pangan secara bertahap guna mendukung swasembada pangan nasional, mulai dari beras hingga gula.

“Swasembada pangan menjadi program prioritas utama pemerintah. Target awalnya pada 2029, tetapi dimajukan menjadi 2027. Semua pihak harus bekerja keras dan berkomitmen untuk mewujudkannya,” kata Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi pangan di Bandarlampung, Sabtu (28/12/2024).

Salah satu langkah utama menuju swasembada pangan adalah mengurangi ketergantungan pada impor. Pada 2025, pemerintah memutuskan untuk tidak mengimpor beberapa komoditas utama, seperti beras, garam, jagung untuk pakan ternak, dan gula.

“Tahun depan tidak ada impor beras. Kami ingin petani lebih banyak menanam padi dan harga di pasaran tetap bagus,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia juga menambahkan, produksi garam lokal dinilai sudah mencukupi kebutuhan, sehingga impor garam tidak diperlukan. Langkah serupa diterapkan untuk jagung pakan ternak dan gula, yang produksinya akan dioptimalkan di dalam negeri.

“Selama ini kita impor pangan sampai 30 juta ton, hidup kita tergantung dari impor gandum, gula, beras, buah-buahan, kopi. Sekarang waktunya swasembada pangan, kemudian swasembada air, energi dan hilirisasi yang kita tuju di akhir,” ucapnya.

Zulkifli juga menyoroti sektor pertanian nasional masih tertinggal akibat berbagai kendala. Namun, dengan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto melalui program prioritas dan kerja sama pemerintah daerah, hal ini menjadi waktu yang tepat untuk mempercepat swasembada pangan.

“Semua harus kompak. Ini waktunya membangun swasembada pangan nasional dan meninggalkan ketergantungan impor pangan,” kata Zulhas. (red).

 

Share :

Baca Juga

TNI/Polri

Kembali Apresiasi Polri Soal Arus Mudik, Presiden: Polisi Paling Sering Dicaci Maki tapi Tetap Kerja Keras
Tersangka AA Dijemput Tim Penyidik Kejagung Terkait Kasus Korupsi Komoditas Timah

Maluku

Wakapolri: Bergabungnya Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo ke UBISA Perkuat Jejaring Nasional Pusat Studi Kepolisian
Warga Kota Sekayu Serbu Pasar Murah di Halaman KantorKejari Muba
Bareng Keluarga Besar, Pj Bupati Apriyadi Salat Ied dengan Warga Muba
Panglima TNI Hadiri Penyerahan DIPA dan Buku Daftar Aplikasi TKD TA. 2024
Terabaikan! Minimnya Perhatian Pemkab Humbahas terhadap Warisan Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII

Bengkulu

Indahnya Maaf: Polsek Kampung Melayu dan JBMI Sukses Damaikan Warga

Contact Us