Home / Jawa Barat

Rabu, 1 April 2026 - 14:44 WIB

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Pemkot Cirebon Perkuat Ruang Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

CIREBON , SRN – Keberhasilan pembangunan sebuah kota sejatinya tidak hanya tercermin dari megahnya infrastruktur fisik yang menjulang. Lebih dari itu, indikator kemajuan juga dilihat dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan rasa keadilan dan keberpihakan bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali. Prinsip inilah yang terus dijaga oleh Pemerintah Kota Cirebon guna memastikan setiap elemen masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan hak dan kesempatan yang setara untuk bertumbuh.

Komitmen tersebut ditegaskan kembali oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat menerima kunjungan silaturahmi dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Cirebon di Balai Kota, Selasa (31/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota mengaku sangat terinspirasi oleh semangat juang dan talenta luar biasa yang dimiliki oleh para anggota PPDI.

“Alhamdulillahirabbilalamin, hari ini saya bersama Dinas Sosial berkesempatan menjamu tamu istimewa dari PPDI Kota Cirebon. Melihat semangat mereka, saya pribadi merasa sangat terinspirasi. Ada yang mahir menjahit, memasak, membuat kue, hingga menguasai dunia media sosial. Kelebihan yang Allah titipkan kepada mereka ini luar biasa,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia menekankan bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam roda pembangunan kota. Baginya, keterbatasan bukanlah penghalang bagi seseorang untuk memberikan manfaat bagi sesama.

“Hidup adalah anugerah yang harus disyukuri. Tugas kami di pemerintahan adalah memastikan anugerah berupa talenta-talenta tersebut dapat tersalurkan dengan baik agar mereka bisa berdaya secara mandiri,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi dari PPDI, Wakil Wali Kota menyoroti pentingnya wadah khusus untuk pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, para penyandang disabilitas membutuhkan fasilitasi satu kawasan atau pusat kegiatan di mana mereka bisa memproduksi sekaligus memasarkan hasil karyanya. Hal ini dipandang krusial agar kemandirian ekonomi keluarga dapat terwujud secara berkelanjutan.

Baca Juga  Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pengrusakan dan Penjarahan di Gedung DPRD dan Taman Pataraksa

“Harapannya kita bisa mewujudkan satu wadah pemberdayaan ekonomi mandiri. Kami akan segera mendorong kolaborasi lintas sektor dan berdiskusi lebih detail dengan dinas-dinas terkait. Intinya, dalam bidang apa pun, pemerintah harus hadir untuk mereka,” tegas Wakil Wali Kota.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada tim Dinas Sosial Kota Cirebon yang telah bekerja keras mendampingi masyarakat dari berbagai latar belakang. Ia menyadari bahwa menciptakan kota yang ramah disabilitas adalah sebuah proses panjang yang membutuhkan perbaikan berkelanjutan, mulai dari aksesibilitas pelayanan publik hingga sarana prasarana kota yang lebih inklusif.

“Kami sadar masih banyak kekurangan, namun komitmen kami tidak akan surut. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Ruang komunikasi ini akan selalu terbuka seluas-luasnya agar setiap kebijakan yang kami ambil benar-benar menjadi solusi yang nyata bagi rekan-rekan disabilitas,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Cirebon, Hermawan, menyatakan siap menindaklanjuti instruksi Wakil Wali Kota dengan langkah konkret di lapangan. Fokus utama Dinsos saat ini adalah melakukan sinkronisasi data agar bantuan sosial dan program pemberdayaan tepat sasaran bagi anggota PPDI maupun penyandang disabilitas lainnya di Kota Cirebon.

“Ibu Wakil telah memerintahkan kami untuk melakukan inventarisir menyeluruh. Kami akan memverifikasi dan memvalidasi data teman-teman disabilitas untuk melihat apakah mereka masuk dalam desil yang berhak mendapatkan bantuan sosial, baik itu BPNT maupun PKH komponen disabilitas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Hermawan.

Selain masalah ekonomi, pemenuhan hak kesehatan juga menjadi prioritas. Hermawan menjelaskan bahwa masih ada penyandang disabilitas yang belum tercover oleh jaminan kesehatan, padahal kebutuhan mereka akan kontrol medis dan obat-obatan sering kali lebih tinggi.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolresta Cirebon Jalin Silaturahmi dengan Ketua PN Sumber dan Kajari Kabupaten Cirebon

“Dinsos akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan kepesertaan mereka dalam program PBI, baik melalui APBN maupun APBD,” pungkasnya. ( Mh ).

Dokumentasi : Devi Triya Andriyani
Pengolah Informasi: Mike Dwi Setiawati

Narahubung: Admin Prokompim (082120387359)
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kota Cirebon
Jalan Siliwangi No. 84, Kota Cirebon, 45124
Instagram: @prokompimkotacirebon

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Polresta Cirebon Musnahkan 2.449 Knalpot Bising, Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketertiban Lalu Lintas dan Kenyamanan Warga

Jawa Barat

Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Cirebon Akselerasi Pembangunan Berbasis Partisipasi dan Data

Jawa Barat

Upacara Harkitnas 2026, Sekda Kota Cirebon Tekankan Pentingnya Kedaulatan Informasi dan Literasi Digital

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Cakrabuana Peringati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025

Jawa Barat

Penyerahan Sertipikat Hak Atas Tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( Ptsl ) Tahun Anggaran 2025. Desa Mekarlaksana Kec. Ciparay Kab. Bandung

Jawa Barat

Berbagi Inspirasi di Univday SMANSA, Kapolresta Cirebon Ajak Pelajar Berprestasi, Taat Hukum, dan Disiplin

Jawa Barat

Geng Motor Berulah di Weru, Polresta Cirebon Tangkap 9 Pelaku, Sita Sajam dan Bom Molotov

Jawa Barat

Milangkala Tatar Sunda Siap Digelar, Momentum Penataan Kawasan Heritage Kota Cirebon

Contact Us