Pandeglang, Suararepubliknews — Pondok Pesantren Al Ikhlas di Kampung Situhiang, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik Besik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhirnya bisa bernapas lega, Jumat (9/1/2025).
Setelah belasan tahun mengalami kesulitan air bersih, kini pondok pesantren tersebut memiliki sumber air bersih yang layak digunakan untuk mandi, wudhu, dan kebutuhan sehari-hari.

Kebahagiaan ini juga dirasakan oleh masyarakat sekitar yang terdiri dari kurang lebih 30 kepala keluarga.
Sebelumnya, warga hanya mengandalkan air tadah hujan saat musim hujan, dan harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencari sumber air bersih pada musim kemarau.
Namun, semua itu berubah setelah Kapten Inf Purgiarto, Danramil 0116/Kodim 0601/Pandeglang, dan Sertu Eri Piatna, Babinsa setempat, berjuang untuk mewujudkan impian warga dengan bantuan para donatur.
Mereka melakukan pengeboran air bersih yang kini menghasilkan air jernih dan layak digunakan.
“Alhamdulillah, berkat perjuangan Danramil dan Babinsa, sekarang masyarakat sudah tidak kesulitan lagi. Air hasil pengeboran sangat jernih dan bisa digunakan untuk konsumsi, mandi, dan kebutuhan lainnya,” kata Satria, salah satu warga Desa Leuwibalang.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Ikhlas, Kyai Sapura, juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Danramil, Babinsa, dan para donatur.
“Semoga segala kebaikan dan amal Bapak-bapak semua dibalas oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan berlipat ganda,” ujarnya dengan penuh harapkan. (Iwan H)










