Home / Tak Berkategori

Sabtu, 16 Desember 2023 - 21:06 WIB

Danrem Wijayakusuma Irup Penyerahan Simbol Infanteri dan Lepas Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya Etape Pertama

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., melepas Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) Etape pertama. Sabtu (16/12/2023).

Purbalingga,Suararepubliknew  – Bertempat di Pelataran Monumen Tempat Lahir (MTL) Pangsar Jenderal Besar Soedirman di Desa Bodas Karangjati Bantarbarang Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., melepas Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) Etape pertama. Sabtu (16/12/2023).

 

Sebelum dilaksanakannya pelepasan Tonting etape pertama ini, dilaksanakan prosesi penyerahan Simbol Infanteri oleh Danrem 071/Wijayakusuma yang bertindak selaku Irup kepada Tim Tonting.

 

Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) ini, merupakan tradisi yang dilaksanakan guna untuk penanaman nilai kejuangan Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman dalam memperjuangkan kemerdekaan kepada prajurit korps Infanteri maupun TNI AD.

 

Hal itu, senada disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., saat menjadi Irup Penyerahan Simbol Infanteri yang mengatakan Tonting yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya, bertujuan untuk mengenang perjuangan Pangsar Soedirman.

 

Kolonel Mohammad Andhy Kusuma mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari perjuangan heroik TNI melawan tentara Belanda di Ambarawa atau pertempuran Ambarawa “Palagan Ambarawa” 78 tahun silam yang kemudian peristiwa tersebut kita abadikan menjadi Hari Juang TNI AD.

 

“Kegiatan ini, bukan hanya dilaksanakan korps Infanteri saja, namun semua korps yang ada jajaran TNI AD. Hal ini, karena Tonting menggambarkan  salah satu kemampuan dasar dan daya tahan korps Infanteri dalam bertempur dan tidak hanya diikuti prajurit Satpur/Banpur Infanteri namun diikuti pula oleh prajurit dan satuan-satuan jajaran TNI AD”, katanya.

 

“Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya tidak hanya untuk mengenang perjuangan Pangsar Soedirman, namun lebih dari itu, untuk menanamkan nilai kejuangan segenap prajurit TNI AD sehingga dapat menumbuhkan semangat juang dan motivasi dalam meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara”, terangnya.

 

Diketahui, Tonting YWPJ yang dilaksanakan ini, sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai kejuangan prajurit Infanteri khususnya maupun segenap prajurit TNI AD, dilaksanakan Kodam IV/Diponegoro dalam rangka memperingati Hari Infanteri TNI AD. Tonting YWPJ diikuti prajurit-prajurit pilihan dari Satpur/Banpur Kodam IV/Diponegoro, dengan titik start dari MTL Pangsar Soedirman Rembang Purbalingga menuju titik finish di Lapangan Rundam IV/Diponegoro Magelang dengan jarak tepmuh kurang lebih 256 Km melalui rute perkampungan, pedesaan, pegunungan, lembah.

 

Rute yang sanget panjang tersebut dibagi menjadi 11 Etape, yaitu Etape-1 atau titik Start di MTL Pangsar Soedirman Desa Bodas karangjati Bantarbarang, Rembang, Purbalingga menuju Lapangan SDN 1 Tlahap Purbalingga, jarak kurang lebih 26,8 Km, Etape-2 menuju Lapangan Pegiringan Pemalang dengan jarak tempuh kurang lebih 29,6 Km, Etape-3 menuju Lapangan Kesesi Pekalongan dengan jarak tempuh lebih kurang  25,9 Km, Etape-4 menuju Lapangan Wonorojo Pekalongan dengan jarak tempuh lebih kurang  25,4 Km, Etape-5 menuju Lapangan Desa Cokro Batang dengan jarak tempuh lebih kurang  25,4 Km, Etape-6 menuju Lapangan Ds. Jetis Batang dengan jarak tempuh lebih kurang  21,7 Km, Etape-7 menuju Lapangan Demangan Temanggung dengan jarak tempuh lebih kurang  22,7 Km, Etape-8 menuju Lapangan Jambon Temanggung dengan jarak tempuh lebih kurang  25,2 Km, Etape-9 menuju Lapangan SDN 1 Bengkal Kranggan Temanggung dengan jarak tempuh lebih kurang  28,6 Km, Etape-10 menuju Lapangan Trisetya Yon Armed 3 Magelang dengan jarak tempuh lebih kurang 19,4 Km, dan Etape-11 yang sekaligus menjadi etape terakhir atau Finish dengan jarak tempuh lebih kurang  4,3 Km.

 

Tonting dilaksanakan selain sebagai wahana penanaman nilai kejuangan prajurit TNI AD, juga sebagai wahana mendekatkan diri kepada masyarakat yang dilalui dan untuk mempererat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan Rakyat.(mm ).

Share :

Baca Juga

Kekecewaan Mencuat, Internal Partai Golkar Kota Tangerang Memanas Akibat Janji Politik Tak Kunjung Terealisasi
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep

Maluku

Terkait Konflik Izin Tambang Di Kabupaten Buru Kini Menjadi Sorotan Tajam,Hukum Jangan Kalah Oleh Para Broker Tambang
PERINGATAN HARI BUMI SETIAP 22 APRIL 
Kapolsek Arjawinangun Polresta Cirebon Adakan Tarawih Keliling dalam Kesempatannya Memberikan Himbauan Kamtibmas Kepada Jamaah yang Hadir
Polres Kepulauan Tanimbar Temukan Volume Minyak Kita Berkurang

Maluku

Mayjen TNI Dody Triwinarto Resmi Injakkan Kaki di bumi para Raja-Raja
Bupati Humbahas Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan 19 Kepala Desa di Kecamatan Parlilitan: Komitmen untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Tata Kelola Dana Desa yang Akuntabel

Contact Us