Home / Tak Berkategori

Rabu, 7 Desember 2022 - 17:43 WIB

Dua Desa Di Lebak Menjadi Pilot Project DRPPA.

Kabid Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak Euis Sulaeha mengatakan, dua desa  jadi pilot project Desa Panancangan Kecamatan Cibadak dan Desa Prabugantungan Kecamatan Cileles, , Rabu (7/12/2022).

Lebak,Suara Republik News.-Dua desa di Kabupaten Lebak Provinsi Banten ditunjuk menjadi pilot project desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Kabid Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak Euis Sulaeha mengatakan, dua desa yang jadi pilot project adalah Desa Panancangan Kecamatan Cibadak dan Desa Prabugantungan Kecamatan Cileles.

“Ini program Kemen PPPA dan desa yang jadi pilot project ditunjuk juga oleh mereka. Di dua desa itu dilakukan sosialisasi dan edukasi tentang bagaimana pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Euis usai rapat pembentukan asosiasi media massa peduli anak, di Kantor DP3AP2KB Lebak, Rabu (7/12/2022).

Menurut Euis, salah satu alasan mengapa dua desa tersebut yang menjadi pilot project DRPPA karena dipimpin oleh kepala desa perempuan.

“Karena ini kan programnya berkaitan dengan perempuan dan juga peduli anak ya,” ucapnya.

Kasi Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Lebak sekaligus Fasilitator Daerah KemenPPPA Warso memaparkan, masyarakat di desa DRPPA akan diberikan edukasi tentang pencegahan kekerasan di tengah masyarakat, pola asuh hingga bagaimana cara mengasuh anak supaya terhindar dari sikap yang negatif.

“Pergaulan dan menggunakan teknologi itu harus dijaga oleh orang tua, mungkin saja kekerasan itu muncul akibat dari orangtuanya sendiri karena lepas kontrol, ya karena kesibukan dan lain-lain. Di situ kami ingatkan,” jelas Warso.

Sosialisasi dan edukasi yang diberikan oleh para relawan diharapkan dapat terus menjadi pengingat bagi para orangtua bahwa anak harus dijaga dan dilindungi bersama-sama.

“Tidak (hanya menjaga dari kekerasan seksual), tapi dari kekerasan lainnya juga harus kita lindungi, terutama oleh orangtua,” katanya.

(Wan)

Share :

Baca Juga

Maluku

Satu Pamen Polda Maluku Ikut Seleksi PKN
Prediksi Brentford vs Leicester City: Duel Sengit Demi Nasib Berbeda di Liga Primer
Kasus Tak Kunjung Selesai, LSM Badak Surati KKRI
Plt Bupati Beni Hernedi Hadiri Peresmian Gedung Utama Polda Sumsel
Ridwan Kamil dan Suswono Siap Jalankan Kampanye Damai dan Riang di Pilkada Jakarta 2024
Polsek Talun Amankan 13 Pemuda Hendak Perang Sarung

Maluku

Dua Anggota Polda Maluku Harumkan Nama Indonesia
Jalan Desa se Kecamatn Cijaku Lebak Banten Banyak Rusak, Dana Desa Kemana?

Contact Us