Home / Jawa Barat

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:03 WIB

Hidupkan Ekonomi Lokal, Jalan Siliwangi Jadi Etalase UMKM Selama Ramadan

CIREBON, SRN  – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota Cirebon tidak sekadar merayakan tradisi, melainkan menjadikannya momentum bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. Melalui Festival Ramadan yang dipusatkan di sepanjang Jalan Siliwangi, Pemkot Cirebon berupaya memberikan ruang yang representatif bagi ratusan pelaku UMKM untuk menjajakan produk unggulan mereka, sekaligus menghidupkan geliat ekonomi kerakyatan di jantung kota.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menegaskan bahwa persiapan teknis telah mencapai tahap final. Dalam rapat koordinasi bersama seluruh perangkat daerah dan Forkopimda dipastikan bahwa ekosistem niaga selama Ramadan ini sudah siap dijalankan, bertepatan dengan hari pertama puasa sesuai ketetapan pemerintah.

“Alhamdulillah, hari ini kami sudah merapatkan semuanya bersama SKPD dan Forkopimda untuk pembahasan lebih rinci. Semuanya sudah clear, tinggal pelaksanaan saja besok. Kami ingin memastikan Ramadan tahun ini menjadi berkah, tidak hanya bagi mereka yang beribadah, tapi juga bagi para pedagang yang mencari nafkah,” ujar Wali Kota usai memimpin rapat koordinasi implementasi Festival Ramadan 1447 Hijriah di Ruang Prabayaksa Balai Kota, Rabu (18/2/2026).

Tahun ini, sebanyak 498 lapak pedagang telah terdata dan siap mengisi tenda-tenda di sepanjang Jalan Siliwangi. Kehadiran para pedagang diharapkan mampu memecah kerumunan pembeli karena variasi produk yang ditawarkan sangat beragam. Wali Kota berpesan agar masyarakat tidak hanya terpaku pada satu titik tertentu, mengingat kualitas produk UMKM yang ada saat ini sudah sangat merata dan kompetitif.

“Saya berharap para pedagang di Jalan Siliwangi bisa menjaga lima hal utama, ketertiban, kebersamaan, keamanan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan. Untuk pembeli, jangan sampai berebut. Ada 498 pedagang yang kita tampung dengan variasi makanan yang sangat banyak. Semua masakan saudara-saudara kita ini enak-enak semua,” tambahnya.

Baca Juga  Kota Cirebon Sukses Tuan Rumah dan Raih Juara Umum Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah larangan belanja dengan sistem drive-thru atau berhenti di bahu jalan menggunakan kendaraan. Wali Kota mengimbau pembeli untuk memarkirkan kendaraannya di kantong parkir yang telah disediakan dan berjalan kaki menuju area tenda UMKM. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penyumbatan arus kendaraan yang sering menjadi keluhan warga.

“Kami sudah siapkan kantong parkir yang luas, termasuk di area Balai Kota, gedung DPRD, Bank BJB, hingga area Gedung Setda. Ada petugas announcer dari Dishub dan Satpol PP yang akan terus mengingatkan para pembeli. Jadi, pembeli silakan parkir di tempat yang tersedia, lalu jalan santai menikmati suasana festival. Tidak boleh ada parkir di depan tenan,” tegasnya.

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, menjelaskan bahwa Festival Ramadan ini adalah wadah strategis untuk meningkatkan pendapatan UMKM. Menurutnya, pemerintah berkomitmen menyediakan fasilitas yang lebih tertata agar pengalaman berbelanja masyarakat lebih menyenangkan.

“Komitmen kami adalah menyediakan fasilitas yang memadai dan tertata baik. Festival ini bukan sekadar tempat berjualan, tapi penggerak ekonomi lokal. Produknya lengkap, mulai dari kuliner takjil tradisional, makanan siap saji, hingga busana muslim. Bahkan, kami juga menghadirkan layanan publik seperti Samsat dan BJB Night agar masyarakat bisa mengurus administrasi sambil ngabuburit,” jelas Iing.

Guna menjaga kelancaran arus lalu lintas, Pemkot Cirebon memutuskan untuk tidak melakukan penutupan total di Jalan Siliwangi. Namun, skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan jika terjadi lonjakan pengunjung yang signifikan. Petugas dari Dishub dan Satpol PP akan dikerahkan untuk memastikan fungsi jalan tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa mengganggu aktivitas perniagaan. Festival Ramadan ini direncanakan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga waktu sahur pukul 04.00 WIB.

Baca Juga  Satresnarkoba Polresta Cirebon Gerebek Sarang Obat Terlarang Di Kos-Kosan Watubelah

“Dengan pengaturan yang lebih rapi dan dukungan fasilitas yang lengkap, kami berharap Festival Ramadan 1447 H ini menjadi model percontohan tradisi keagamaan dan pemberdayaan ekonomi UMKM dapat berjalan beriringan dengan harmonis,” pungkasnya. ( Mh ).

Dokumentasi : Devi Triya Andriyani
Pengolah Informasi: Mike Dwi Setiawati

Narahubung: Admin Prokompim (082120387359)
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kota Cirebon
Jalan Siliwangi No. 84, Kota Cirebon, 45124
Instagram: @prokompimkotacirebon

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis di Masjid Hijratul Mutaqin

Jawa Barat

Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Jawa Barat

Pemkot Cirebon Lepas Kloter 23 KJT, Jemaah Diminta Utamakan Rukun Haji dan Kebersamaan

Jawa Barat

Transisi Kepemimpinan Dinas Perhubungan, Wali Kota Dorong Transportasi Lebih Modern dan Tertib

Jawa Barat

Gerakkan Indonesia ASRI, Polresta Cirebon Gaungkan Eco-Policing Lewat Aksi Jumat Bersih Serentak

Jawa Barat

Polresta Cirebon Ungkap Penipuan Rp 50 Juta oleh Polisi Gadungan Asal Ciperna

Jawa Barat

Sambut Ramadhan 1447 H, Polresta Cirebon Gelar BINROHTAL Perkuat Mental dan Spiritualitas Personel

Jawa Barat

Polresta Cirebon Resmikan Bengkel Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Pengemudi Online

Contact Us