Home / Tak Berkategori

Kamis, 23 Februari 2023 - 19:20 WIB

Lagi-lagi Karena Jalan Rusak Parah,Warga Sakit Harus ditandu Menuju Puskesmas Cigemblong

Jalan rusak rarah,warga sakit  ditandu menuju Puskesmas Cigemblong, Rabu (23/2/2023).

Lebak,Suararepubliknews.com – Lagi-lagi Akibat Akses jalan yang tidak bisa dilalui Oleh kendaraan Roda Empat,Karena Rusak Parah,Hal ini Terjadi Pada Seorang Warga Kp.Cangkeuteuk Desa Wangunjaya,Kecamatan Cigemblong,Lebak. Yang hendak Berobat Karena Sakit Ia Harus Ditandu menggunakan Kain sarung dan sepotong Bambu Menuju Puskesmas Terdekat.

Beredar video warga yang menunjukkan seorang pasien asal Desa Wangunjaya, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten. ditandu dengan menggunakan kain sarung dan sepotong bambu untuk dapat menuju Puskesmas.

Warga yang diketahui bernama Sarnata (53) ini terpaksa ditandu karena akses jalan menuju jalan kabupaten rusak parah dan berbatu sehingga tak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Sarnata mengalami sakit lantaran empat bulan lalu terjatuh dari pohon aren.

“Terpaksa harus ditandu karena kondisi akses jalan yang rusak dan sulit dilintasi kendaraan. Ia ditandu dari rumahnya di Kampung Cangketeuk oleh warga secara bergantian dengan menggunakan peralatan seadanya,” ujar Roni, salah satu warga setempat.

Terpisah, saat dihubungi lewat sambungan telepon, Camat Cigemblong Sardi membenarkan bahwa ada warganya yang ditandu untuk dapat menuju Puskesmas Cigemblong. Sardi mengakui jalan yang dilintasi pasien tersebut sebagian masih dalam kondisi rusak.

“Ya benar ada warga kami yang kemarin harus ditandu demi bisa sampai ke Puskesmas. Jaraknya sekitar 5 kilometer, yakni dari Kampung Cangketeuk ke Kampung Cikate, itu jalan poros desa,” jelas Sardi, Rabu (23/2/2023) pagi.

Lebih lanjut kata Sardi, jalan poros desa tersebut memang kondisinya rusak parah dan merupakan akses warga untuk menuju jalan kabupaten.

“Memang rusak, tapi kalau jalan dari Kampung Cikate menuju Puskesmas, kurang lebih 11 kilometer sudah hotmix,” tambahnya.

Namun pihaknya mengaku perbaikan jalan poros desa sepanjang 5 kilometer tersebut sudah masuk dalam Musrembang Desa dan Kecamatan. Bahkan menurut informasi, saat ini sudah masuk dalam priroritas pembangunan di tahun 2024 mendatang.

“Sudah kami usulkan di tahun ini, yang saya ketahui sudah masuk dalam pembahasan di forum SKPD, jadi prioritas tahun 2024. Jadi kepada warga mohon bersabar dan mari kita kawal sama-sama agar bisa terealisasi tahun depan,” tukas Sardi.

Atas peristiwa tersebut, Sardi juga meminta maaf kepada warga yang belum bisa menikmati pembangunan infrastruktur secara merata.

“Saya selaku penanggung jawab wilayah mohon maaf, kami terus berupaya untuk mengajukan ke pemerintah kabupaten. Mohon do’anya saja,” pungkasnya.

(Wan)

Share :

Baca Juga

Kapolda Maluku Sambut Kedatangan KASAU dengan Penuh Sinergitas

Maluku

Polsek Banda dan Masyarakat Gelar Kerja Bakti Massal Sambut Banda Heritage Festival 2025
Respon Cepat Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran
Ikut Pawai Takbiran, Peserta Terbaik Bakal Dapat Hadiah Menarik Pemkab Muba Buat Semarak Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1445 H / 2024 M
Ramalan Zodiak Lengkap untuk Minggu, 30 Juni 2024
Viralnya Kondisi Rumah Reyot, Dinsos Lebak Berikan Bantuan kepada Keluarga Suherman: Upaya Memperbaiki Kehidupan di Tengah Kesulitan Ekonomi
KAPolda Maluku: Jadilah Polisi Yang Renda Hati Dan Presisi

Maluku

Tinjau Call Center 110, Kapolda Maluku Tekankan Optimalisasi Layanan Cepat dan Responsif untuk Masyarakat

Contact Us