Home / Tak Berkategori

Jumat, 12 Juli 2024 - 06:41 WIB

Perpaduan Tehnik Prosedur dan Teori Ilmiah Polda Sumut, Satu Pelaku Tertangkap Lagi

Scientific Crime Investigation atau SCI merupakan metode memadukan antara teknik prosedur dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum

Scientific Crime Investigation atau SCI merupakan metode memadukan antara teknik prosedur dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum

Medan, suararepubliknews.com – Penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) telah menetapkan satu tersangka lagi dalam kasus pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu, Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Tanah Karo. Tersangka baru berinisial B ditetapkan setelah dilakukan pengembangan penyidikan usai ditangkapnya dua eksekutor akhir pekan lalu.

Penetapan Tersangka Baru

Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengungkapkan penetapan pelaku ketiga berinisial B alias Bulang setelah dilakukan pengungkapan dari berbagai analisa komunikasi yang terjadi.

“Kita sudah tetapkan B sebagai tersangka baru dalam kasus pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu,” ungkap Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rabu malam (11/7/2024), saat live di stasiun televisi swasta nasional.

Jumlah Pelaku Menjadi Tiga Orang

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menyatakan dengan penetapan tersangka baru ini, jumlah pelaku pembakaran rumah Sempurna Pasaribu bertambah menjadi tiga orang. Dua pelaku sebelumnya, berinisial RAS (37) dan YT (36), sudah ditangkap dan bertugas sebagai eksekutor pembakaran.

Peran Tersangka Ketiga

Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, pelaku ketiga berinisial B memerintahkan kedua pelaku lainnya untuk membakar rumah korban.

“Tersangka B menyuruh YST membakar, serta memberikan uang Rp 130 ribu kepada RAS untuk dibelikan minyak Pertalite dan Solar yang digunakan membakar rumah korban,” ungkap Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (11/7/2024).

Kronologi Pembakaran

Hadi menambahkan bahwa pelaku lainnya, RAS, bersiap di atas sepeda motor matic. “Setelah api menyala, keduanya kabur dan membuang botol bekas campuran BBM sekitar 30 meter dari TKP. Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu,” jelas Hadi.

Metode Scientific Crime Investigation (SCI)

Keberhasilan pengungkapan pembakaran rumah Sempurna Pasaribu dan penangkapan ketiga pelakunya dilakukan secara ilmiah atau Scientific Crime Investigation (SCI).

Scientific Crime Investigation atau SCI merupakan metode memadukan antara teknik prosedur dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan agar polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan keidentikan dari berbagai sudut pandang disiplin keilmuan, sehingga penyebab kebakaran itu dapat terungkap secara terang-benderang.

Polda Sumut mengerahkan semua potensi dan kekuatan personel dari berbagai disiplin ilmu untuk memverifikasi dan membuktikan temuan-temuan di lapangan secara ilmiah. Mulai dari keterlibatan Labfor, dokter forensik, ahli IT, hingga ahli sifat termal material dan keahlian lainnya. (German S)

Share :

Baca Juga

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Dorong Daya Saing Indonesia Melewati Negara Maju
Eva Lestari Caleg DPRD Provinsi Banten, Perjuang Kesehatan dan Hak Perempuan di Dapil VII
Hujan Deras dan Angin Kencang Ambrukkan TPS di Kota Cimahi, Penghitungan Suara Tetap Berjalan Lancar
Bahas Kerja Sama Bilateral, Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan U.S. Naval Attache  
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, Polda Maluku adakan dan doa bersama menjelang pengamanan Pemilihan Umum

Maluku

Wakapolda Maluku Ikuti Forum Belajar Bersama Patroli Presisi, ICITAP Dorong Modernisasi Polri
Ade Nurohim
Kekeringan Amazon dan Kebakaran Kanada Hambat Penyerapan Karbon Dunia

Contact Us