Home / Maluku

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21 WIB

Safari Ramadhan di Luhu, Kapolda Maluku Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Tangkal Hoaks

MALUKU, SRN  – Kapolda Maluku Irjen apol Prof Dr. Dadang Hartanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Negeri Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (16/3/2026), sebagai upaya memperkuat persatuan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi, terutama oleh informasi yang beredar di media sosial.

“Masyarakat harus bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah terpecah oleh hoaks atau isu yang dapat memecah belah persaudaraan,” ujar Kapolda.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah panjang Negeri Luhu sebagai wilayah dengan nilai perjuangan dan perkembangan Islam di Maluku harus menjadi inspirasi untuk memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan.

Selain kegiatan silaturahmi, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Polda Maluku turut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, berupa paket sembako kepada 10 penerima serta 137 unit kacamata yang diserahkan secara simbolis.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, Kapolres Seram Bagian Barat, unsur DPRD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Safari Ramadhan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif

Safari Ramadhan yang dilakukan Kapolda Maluku Dadang Hartanto di Negeri Luhu mencerminkan pola pendekatan keamanan yang semakin menekankan aspek persuasif dan humanis. Di tengah tantangan era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi, pesan tentang kewaspadaan terhadap hoaks menjadi relevan dan kontekstual.

Baca Juga  Kapolda Maluku Shalat Jumat Berjamaah Bersama Menteri Agama RI di Masjid Raya Al-Fatah Ambon

Namun demikian, pendekatan ini juga perlu dibaca secara lebih kritis. Imbauan untuk menjaga persatuan dan menangkal informasi yang menyesatkan memang penting, tetapi tidak cukup jika tidak diiringi dengan penguatan literasi digital masyarakat secara sistematis. Tanpa itu, masyarakat tetap berada pada posisi rentan terhadap disinformasi, terutama di wilayah yang akses informasinya belum merata.

Di sisi lain, penekanan pada sejarah perjuangan Negeri Luhu menjadi pendekatan yang menarik dalam membangun narasi persatuan. Mengaitkan nilai-nilai historis dengan kondisi kekinian dapat memperkuat identitas kolektif masyarakat, sekaligus menjadi benteng sosial terhadap potensi konflik. ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Kapolda Maluku Hadiri Kuliah Umum Menag RI di UIN AMSA Ambon, Perkuat Pendidikan Cinta, Ekologi, dan Perdamaian dari Timur Indonesia

Maluku

Kolaborasi Polwan Polda Maluku dan Jemaat GPM Soya Sambut HUT Ke-81 RI : Perkuat Literasi Digital, Kesadaran Hukum dan Karakter Pemuda Gereja untuk Hadapi Ancaman di Ruang Siber

Maluku

Hadiri Wisuda Perdana UMM, Kapolda Maluku: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan

Maluku

Hadapi Transformasi Hukum Nasional, Wakapolda Maluku Minta Penyidik Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas

Maluku

Jumat Berkah Kodam XV/Pattimura, Satukan Prajurit dan Warga dalam Semangat Gotong Royong di OSM

Maluku

Tingkatkan Kebugaran Fisik Layani Masyarakat Polda Maluku Gelar Olahraga Bersama

Maluku

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Polres SBB Bersama Pondok Pesantr

Maluku

Audiensi Kapolda dan BEM Nusantara, Kapolda Maluku: Mahasiswa Garda Terdepan Cegah Konflik Sosial

Contact Us