Home / Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:54 WIB

Tak Kenal Hari Libur, Polri Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat Pascabencana di Aceh Tengah

ACEH TENGAH, SRN — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan di Kabupaten Aceh Tengah. Meski bertepatan dengan hari libur, personel Polri tetap turun langsung ke lapangan membantu warga Kampung Pilar Jaya, Kecamatan Rusip Antara, membangun jembatan darurat pascabencana.

Personel BKO Brimob Polda Aceh bersama anggota Polsubsektor Rusip Antara bergotong royong dengan masyarakat setempat untuk mempercepat pemulihan akses vital yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.

Gotong royong tersebut dilakukan pada Minggu, (11/1) sejak pukul 09.00 WIB. Pembangunan jembatan darurat dilakukan sebagai respons cepat atas rusaknya jembatan permanen penghubung antara Dusun I dan Dusun II Kampung Pilar Jaya yang hanyut diterjang banjir bandang disertai tanah longsor pada 26 Desember 2025 lalu.

Pembangunan jembatan darurat dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Rusip Antara, IPDA Sunarto, bersama personel BKO Brimob Polda Aceh. Sebanyak 20 personel gabungan Polri dikerahkan guna memastikan proses pembangunan berjalan cepat dan efektif, sehingga akses masyarakat dapat segera difungsikan kembali.

Personel Polri bersinergi dengan Babinsa serta warga setempat. Mereka bahu-membahu melangsir balok-balok kayu yang digunakan sebagai rangka dan lantai jembatan darurat, mencerminkan semangat gotong royong di tengah situasi pascabencana.

Jembatan darurat ini menjadi satu-satunya akses penting bagi warga Dusun II untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas ekonomi, akses pendidikan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat agar akses penghubung antar dusun dapat segera difungsikan kembali. Ini merupakan bentuk sinergi Polri, TNI, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam,” ujar AKBP Muhammad Taufiq.

Baca Juga  Lirik Batam, Nvidia Garap Rencana Investasi Raksasa Ekosistem AI senilai Rp80,5 Triliun

Melalui kegiatan gotong royong ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tanpa mengenal waktu dan hari libur, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi kemanusiaan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Gempa M 7,7 Nagekeo Guncang NTT: BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Daerah

Unras Anarkis 30 Agustus Polda Bali Tetapkan 14 Orang Tersangka

Daerah

Koorparik It Koopsud II Hadiri Gerakan Menanam Padi Serentak Bersama Presiden RI

Daerah

‎Di Kaliori, Koperasi Desa Merah Putih Kaliori untuk Harapan Warga

Daerah

Polri Berbenah: Wakapolri Tinjau Peningkatan Pelayanan SPKT di Denpasar — Jawaban Nyata terhadap Tuntutan Masyarakat akan Pelayanan Cepat, Adil, dan Transparan

Daerah

MAN 1 Wonosobo dan MAFINDO Gelar Pelatihan AI Ready ASEAN, Bekali Siswa dengan Keterampilan Era Digital

Daerah

Polri Kembali Saluran 2,1 Ton Bantuan Logistik Ke Aceh Tengah

Daerah

Tanam Mangrove di Kalbar, Kapolri: Jaga Lingkungan untuk Masa Depan Anak-Cucu Kita

Contact Us