Home / Tak Berkategori

Jumat, 23 September 2022 - 06:25 WIB

Tak Mampu Sewa Mobil Ambulans,Seorang Ibu Rela Bawa Jenazah Suami Naik Pickup.

Suara Republik News.Lebak – Video seorang ibu di Kabupaten Lebak, Banten, memayungi jenazah yang diangkut di mobil pikap viral di media sosial. Ibu tersebut membawa jenazah dengan mobil pikap karena tak punya biaya untuk menyewa ambulans.
Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Bayah, Lebak, pada Sabtu (17/9/2022) lalu. Dari rekaman video, terlihat seorang perempuan murung tengah memayungi jenazah agar tidak terkena sinar matahari langsung.

“Kemarin kita lihat ada warga yang lagi pegang payung di mobil losbak (pikap), awalnya kita nggak curiga. Karena sudah biasa lihat itu, tapi ketika kita dekati, kita lihat ibu itu lagi menangis sambil memayungi orang yang ternyata merupakan almarhum suaminya,” kata Ketua Relawan Respect Peduli Lebak Delima Humairo kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Delima mengatakan suami istri tersebut berasal dari Kampung Rabig, Desa Kujangjaya, Kecamatan Cibeber, Lebak. Jenazah di atas mobil pikap itu bernama Ayi Hidayat.

Delima menjelaskan, awalnya kondisi Ayi saat itu tengah kritis karena penyakit diabetes akut. Istrinya hendak membawa Ayi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping menggunakan mobil pikap. Tapi di tengah perjalanan, Ayi meninggal dunia.

“Dari Cibeber mau ke RSUD Malingping bawa yang sakit itu, tapi keburu meninggal di jalan. Jadi balik lagi, bawa jenazah itu,” ucapnya.

Kemudian, tim relawan mendekati mobil pikap yang membawa jenazah Ayi dan menawarkan bantuan agar jenazah dipindahkan ke dalam mobil ambulans relawan. Menurut Delima, istri almarhum awalnya sempat menolak karena tidak punya uang untuk sewa.

“Iya, itu saya pepet ditawarin ke ambulans, nggak mau tadinya takut bayar. Setelah dijelasin nggak perlu bayar, baru mau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Delima menyebut tim relawan siap membantu warga kurang mampu untuk antar jemput menuju rumah sakit atau pusat layanan kesehatan setempat. Dia meminta masyarakat tidak segan menghubunginya.

“Boleh kontak saya langsung, ketentuannya ada, kondisi yang harus segera ada kendaraan setelah ada upaya dasar dulu di sana. Upaya dasar itu dengan mencari di area tersebut dan belum juga dapat. Jadi dahulukan meminta bantuan pihak desa,Misalnya”.

(Iwan)

Share :

Baca Juga

Musrenbangdes Desa Ngrejo,Rancangan RKP Desa Dan RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2026
Hari Peduli Sampah Nasional 2022
Bupati Bersama Forkopimda Humbahas Hadiri Apel Kasatkamling Tahun 2023
Pramono Anung: Warga Jakarta Utara Butuh Solusi Banjir, Bukan Mimpi “Dubai”
Oknum Komisioner KPU, Diduga Kelola 500 Juta Dana Non Pilkada
Terancam Macet Pembangunan Tiang SUTT Akibat Akibat Lannya Dikasi Warga Adat
Penjelasan PGI Terkait Surat Permintaan Biodata Pendeta
Pangdam III/Siliwangi Terima Kunjungan Delegasi AD Singapura

Contact Us