DOLOKSANGGUL, SRN -Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan SH MH bersama Sekda Chiristison Rudianto Marbun dan dinas terkait mengikuti Rakor (Rapat Koordinasi) Pembahasan Huntap (Hunian Tetap) bagi warga terdampak bencana Sumatera, Selasa (21/7/2026( secara virtual dari Kantor Bupati Humbahas.
Rapat yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian Selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana Sumatera itu membahas progres pembangunan huntap, kendala yang dihadapi di lapangan serta langkah-langkah percepatan, agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera rumahnya dibangun, bisa menempati hunian yang layak dan aman. Termasuk pemulihan infrastruktur dasar seperti jalan menuju huntap, aliran listrik dan air minum serta penguatan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah mengebut pembangunan huntap untuk korban bencana di Sumatera dengan target rampung pada 2027 mendatang. Berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tengah dalam proses percepatan konstruksi dan relokasi terpusat.
Rakor juga diikuti Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) Maruarar Sirait dengan memaparkan Persiapan Pembangunan Hunian Tetap dan PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum) Pascabencana Sumatera.
Bupati Humbahas menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung percepatan pembangunan huntap melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan seluruh instansi terkait. Penyediaan huntap merupakan bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana. Bupati Humbahas sangat mengharapkan sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah atasan, sehingga pembangunan huntap dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi warga penerima.
Kadis PKP Anggiat Simanullang menjelaskan di Kabupaten Humbahas (Humbang Hasundutan) ada terdapat 2 (dua) lokasi rencana pembangunan huntap yaitu di Desa Sampetua Kecamatan Onan Ganjang dengan calon penerima manfaat 30 kepala keluarga. Luas lahan rencana pembangunan huntap 5.535 meter persegi. Kemudian di Desa Pulo Godang Kecamatan Pakkat, dengan jumlah penerima manfaat 17 kepala keluarga, dengan luas lahan 1.788 meter persegi. Lahan untuk pembangunan huntap sudah selesai dimatangkan. Berbagai upaya sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Humbahas, demi terwujudnya segera pembangunan huntap tersebut.( Novri ).









