Home / Tak Berkategori

Sabtu, 1 Februari 2025 - 11:25 WIB

Tiga Warga Cireunde Hendak Konfirmasi Tentang DKM, Gagal Total Akibat Sikap Sekretaris Kelurahan Cireundeu Saat Terima Kunjungan Warga , Bak Kesambar Petir, Marah” Tidak Jelas

Tangerang,  Suararepublik news. Com, – Kunjungan warga ke kantor Kelurahan Cireundeu untuk menyampaikan persoalan terkait transparansi pengelolaan DKM berujung pada  ricuh, 3 (tiga) orang warga yang datang dengan niat baik untuk berdialog dan mencari solusi justru disambut dengan sikap yang terkesan arogan dan tidak humanis oleh Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Rabu (15/1/25).

bermula saat staf kelurahan memberitahu Sekkel bahwa ada tamu yang menunggu di dalam kantor. Alih-alih menemui tamu dengan sopan sesuai etika pelayanan publik, Sekkel tersebut justru meminta warga untuk menghampirinya di area luar kantor, tempat ia sedang duduk santai. Sikap ini dinilai tidak menghargai tamu yang datang dengan itikad baik untuk berdiskusi.

Lebih mengecewakan lagi, dalam percakapan yang berlangsung, Sekkel menunjukkan nada bicara yang keras dan kurang bersahabat. Hal ini mencerminkan perilaku yang jauh dari standar pelayanan seorang pejabat publik yang seharusnya mengedepankan etika dan sikap profesional dalam melayani masyarakat.

Disaat warga yg sedang menunggu sikap baik nya untuk berdiskusi tiba tiba,

“Ambil vidionya… ambil vidionya” ucap sekkel dengan nada tinggi kepada stafnya entah dengan maksud apa dan tujuan yang tidak berdasar.

“Sikap seperti ini sangat tidak pantas untuk seorang pejabat kelurahan. Kami datang dengan niat baik, tapi malah diperlakukan seperti ini. Tidak ada rasa hormat sama sekali,” ungkap salah satu warga yang hadir dalam pertemuan tersebut. Sebut saja namanya Darwis lubis

Raziman Yahya Pinem S.Sos yang juga Ketua Gerakan Solidaritas Nasional RPG.08 mengatakan, “Sebagai pejabat publik, seorang Sekretaris Kelurahan seharusnya memiliki empati moral dan rasa tanggung jawab besar untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi masyarakat.

Perilaku tidak humanis dan terkesan arogan seperti ini tidak hanya mencoreng nama baik individu, tetapi juga institusi kelurahan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.

Warga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, agar standar pelayanan publik di Kelurahan Cireundeu dapat ditingkatkan dan kembali mengedepankan prinsip penghormatan, profesionalisme, dan transparansi.

Pentingnya Etika Pelayanan Publik

Sebagai pejabat publik, seorang sekretaris kelurahan memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat. Pelayanan yang humanis dan penuh empati adalah hal mendasar yang harus dimiliki oleh siapa pun yang bekerja di sektor publik.

Warga mengimbau agar kejadian seperti ini tidak terulang dan meminta pihak berwenang untuk memberikan pembinaan kepada pejabat terkait. Harapannya, pelayanan di Kelurahan Cireundeu dapat lebih responsif, inklusif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang diamanatkan dalam pelayanan publik.

Sebagai warga cireunde berharap agar pak lurahnya memperhatikan sikap bawahannya yg tidak pantas, agar warga, merasa aman dan nyaman ketika hendak berdiskusi, bukan malah nyerang warganya seperti mau menerkam mangsa, tutur warga.

(Rosita )

Share :

Baca Juga

Pemkab Muba bersama PT Mahligai Indococo Fiber (MIF) dan KUD Unicon

Jawa Barat

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Wali Kota Larang Keras Trotoar Jadi Lahan Parkir

Maluku

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda : Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Pelayanan Publik Polri di Maluku
Sekertaris DPK Citangkil Ahmad Rosidin, Apresiasi Tanggapan Positif Lurah  Faisal Tanjung.
Prasetio Edi: APBD DKI Rp 560 M Digunakan Bayar Fee Formula E
Polda Banten Gelar Upacara HUT Bhayangkara ke-77
Pererat Tali Silaturahmi Puluhan Warga Masyarakat Gintungpasar adakan Buka bersama di Mushola Al-Ikhsan

Banten

KOTAK PANDORA BANTEN: Mengurai Sengkarut Lelang Kapal Kejari Serang dan Teka-Teki Muatan di Dalamnya

Contact Us