Home / Maluku

Kamis, 2 April 2026 - 04:24 WIB

Wakapolda Maluku Pimpin Pakta Integritas, 1.213 Peserta Ikuti Seleksi Penerimaan Anggota Polri TA. 2026 Berbasis “BETAH”

MALUKU, SRN Sebanyak 1.213 peserta mengikuti penandatanganan Pakta Integritas seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku, sebagai wujud komitmen rekrutmen bersih dan transparan berbasis prinsip “BETAH”.

Polda Maluku resmi memulai tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menegaskan komitmen integritas melalui prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

Komitmen tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas yang dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni di Gedung Plaza Presisi Tantui, Ambon, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.213 peserta seleksi, yang terdiri dari:
* 71 peserta Akpol (62 pria dan 9 wanita),
* 1.068 peserta Bintara/Brigadir (895 pria dan 173 wanita),
* 74 peserta Tamtama (pria).

Selain peserta, kegiatan juga dihadiri panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta orang tua atau wali peserta.

Dalam amanat Kapolda Maluku yang dibacakannya, Wakapolda menegaskan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung jujur, objektif, dan berkeadilan.

“Seleksi ini harus dijalankan secara transparan dan bebas dari praktik KKN dalam bentuk apa pun. Kami ingin memastikan yang lulus adalah mereka yang benar-benar memenuhi syarat dan berkompeten,” tegasnya.

Ia menambahkan, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama keberhasilan Polri, sehingga proses rekrutmen harus mampu melahirkan anggota yang profesional dan berintegritas.

Wakapolda juga mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Seleksi ini murni berdasarkan kemampuan peserta,” ujarnya.

Untuk menjamin akuntabilitas, Polda Maluku menerapkan sistem pengawasan berlapis. Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda dan Bidpropam, sementara pengawasan eksternal melibatkan Ombudsman, Mafindo, unsur media, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.

Baca Juga  Apel Gabungan Personel Polda Maluku, Karo Ops: Tugas Kita Melayani dan Melindungi Masyarakat

Sejumlah pejabat utama Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Karo SDM dan para kepala bidang terkait.

Melalui penandatanganan Pakta Integritas ini, Polda Maluku berharap seluruh tahapan seleksi berjalan objektif dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, sejalan dengan semangat PRESISI. ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Seleksi Tamtama Polri 2026 di Maluku: 70 Peserta Lanjut ke Tahap Rikkes

Maluku

Pangdam XV/Pattimura Turun Langsung Beri Pembekalan Diklat SPPI

Maluku

Kakanwil Kemenag Beserta Pemuka Agama Islam di Maluku Gelar Deklarasi Malam Takbiran Aman dan Penuh KHidmat

Maluku

Hari Kedelapan Ops Simpatik Salawaku Masih Ditemukan Pelanggaran Lalulintas

Maluku

Kunjungi Mapolresta Ambon, Kapolda Maluku Luncurkan Rumah Polima, Strategi Baru Polri Perkuat Deteksi Dini Konflik dan Cegah Kriminalitas

Maluku

Malam Apresiasi Kreasi Polri Untuk Masyarakat, Polda Maluku Juara 1 Lomba Fotografi

Maluku

Jemput Panglima Koarmada III, Wakapolda: Selamat Datang di Maluku

Maluku

Ditreskrimsus Polda Maluku Konsolidasikan PPNS se-Maluku, Penegakan Hukum Sektoral Harus Terpadu dan Profesional

Contact Us