Home / Tak Berkategori

Rabu, 19 Maret 2025 - 18:55 WIB

Kades Sampali (M.Ruslan) & Camat Percut Sei Tuan Tidak Menghargai Undangan RDP & SUATU Penghinaan, Tutur Ketua Komisi 1 Dprd Kab Deli Serdang.

MEDAN, Rapat Dengar pendapat (RDP) yang dijadwalkan pihak DPRD Kab Deli Serdang pada Hari Kamis  tanggal 13 maret 2025 terlaksana dengan baik dan lancar, Pihak undangan hadir sesuai dgn jadwal yang telah ditentukan.

Kekecewaan pihak perwakilan rakyat DPRD dengan tidak hadirnya KEPALA DESA SAMPALI  dan CAMAT PERCUT SEI TUAN tanpa konfirmasi yang baik.

Ketua komisi I Ibu Merry Sitepu  telah menghubungi kecamatan ( ASMA FITRIYAN SUKRI STP. MSI ) dan Kepala Desa SAMAPALI ( M.RUSLAN ).  namum tidak mendapatkan konfirmasi baik melalui CALL atau TEXT MESSAGE.

DPRD merasa tidak dihargai oleh kedua belah pihak dan merupakan PENGHINAAN, tutur ketua komisi 1 DPRD Kab Deli Serdang

Kepala Desa merupakan perwakilan pemerintahan Negara Republik Indonesia yang paling dasar dari struktur kepemerintahan  dan yang langsung berdampingan dengan masyarakat, sudah seharusnya hadir dalam RDP tersebut, dimana pencatatan pertanahan desa dan lahan pertanian desa wajib di ketahui/dibuatkan oleh Kepala Desa/Kelurahan.

Rudi Munthe sebagai Ketua Kordinator Team Media, LSM INSC dan GIBRAN CENTER angkat suara  dan merasa kecewa  atas Perilaku  CAMAT  dan KADES yang tidak koperatif dan tidak mau ikut serta dalam menyelesaikan persengketaan yang dialami oleh masyarakat petani Jati  Rejo, desa Sampali, kec Percut Sei Tuan.

Dari konfirmasi dan klarifikasi dilapangan, team menemukan kejanggalan yang luar biasa dimana dalam pembuatan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Tanah (SPPFT) dan Surat Keterangan Tanah (SKT)) ;

-. Pembuatan SPPFT dikenakan biaya sktr 1 Jt an – 2 jt an.

-. Keterangan dalam SPPFT tidak Berpihak kepada rakyat Petani.

-. Keterangan dalam SPPFT ada menerangkan tentang PTPN dimana tanah jati Rejo / jl mandor Masijan adalah tanah Ulayat.

-. Progress Penerbitan SPPFT yang dipersulit.

-. Penerbitan Surat Keterang Tanah (SKT) Berbiaya antara 2 jt –  4 jt.

Team juga melihat adanya prospek kerjasama antara pemerintahan Desa Sampali dengan pihak PTPN,  Pengembang dan PREMAN NDP. Banyak kebijakan kebijakan kontroversial yang menyimpang dari Hukum Negara seperti mengijinkan TEMBOK SETAN ILEGAL berdiri dibahu jalan umum, Lepas Tangan atas tindakan intimidasi dari Preman, Tidak memberi pertolongan / bantuan pada rakyat petani yang Tanamannya dihancurkan oleh PREMAN NDP dll.

Kepala Desa Sampali selalu berusaha menghindar dari team Media yang selalu hadir ke kantor desa, Motif Menghindar seperti ini tidak mencerminkan sebagai Seorang Pimpinan.

Contoh Surat SPPFT yang tidak berpihak pada masyarakat petani dan ada unsur penjebakan kalimat yang menguntungkan pihak PTPN.

Keputusan Mahkamah Agung no 1734k/pdt/2001 telah menolak KASASI PTPN 2 dengan  perkara HGU 110 thn 2003 dan HGU 152.

Masa aktif HGU PTPN 2 Desa sampali berakhir pada tahun 1997 dan tidak ada perpanjangan atau pembaharuan. meninjau dari peraturan pemerintah dan UU yang berlaku di negara kita, bahwa apabila dalam 2 thn setelah masa HGU berakhir dan tidak ada pemberitahuan / laporan kepada Negara maka Tanah / Lahan tersebut akan dikembalikan ke Negara atau kembali dikuasai oleh negara.

PIMPINAN KETUA LSM INSC

Sudah sepatutnya pemerintahan Desa Sampali membantu masyarakat petani untuk memberikan hak penuh dalam menempati dan mengkelola Tanah Negara yang sudah ditelantarakan oleh PTPN II.

Dengan adanya Ketentuan dan kebijakan Hukum berlaku dari pemerintahan Negara RI, Pemerintahan Desa tidak boleh melepaskan apa yang sudah menjadi Hak Rakyat dan memberikannya kepada pihak lain / Pengembang tanpa persetujuan dari masyarkat yang menempati.

Apabila ada keinginan Pengembang untuk menguasi lahan, selayaknya harus mematuhi Peraturan Pemerintah tentang Pelepasan Aset, jangan menggunakan cara yang tidak baik atau cara premanisme dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau keuntungan MAFIA TANAH.

Host ; Rudi & Team

 

Share :

Baca Juga

Prediksi Euro 2024: Georgia vs Portugal
FAKSI Komda Lebak Resmi Terbentuk, Siap Berikan Layanan Advokasi dan Pendidikan
Tim Marsegu Polres Pulau Buru Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Motor(Curanmor) di Namlea Kabupaten Buru
Senam Dermawan di Cianjur, Relawan Bandera Yakin Dukungan untuk Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Capai 80 Persen
KPK Ancam  Keluarkan Surat Penangkapan Jika Hasto Mangkir
HD : Bangun Masjid dengan Komponen Komunikasi, Cara dan Kepercayaan
Pemkot Cimahi Selenggarakan Rakor Penanganan Kawasan Kumuh
Camat Lintongnihuta Ikuti Sosialisasi Kebakaran Hutan Kepada Masyarakat

Contact Us