RS MADINAH Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung 11/10/2023.
Tulungagung, Suararepubliknews.com – Perasaan Takut beserta bingung dirasakan Keluarga NM,yang mana ia diberi uang sebesar Dua Juta rupiah oleh salah satu pegawai Rumah Sakit Madinah Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung tepatnya bagian Asisten Dokter Bedah.Sebagimana yang di ungkapkan oleh NM, 11/10/2023.
Putri mereka yang berisial IFN (23 tahun) dirawat di RS MADINAH selama empat hari,”Anak saya pada tangal 8 hingga 11 September 2023 rawat inap di RS MADINAH,akan tetapi bukan kesebuhan yang di Terima putri kami namun tangan IFN Bengkak di bagian bekas Pemasangan Infus sehingga harus di lakukan operasi sebagai mana arahan dari pihak Rumah Sakit Madinah Ngunut”,terangnya
Lanjut,”Pada hari Selasa (10/10) IFN di jemput mengunakan Ambulan yang supirinya yakni asisten Dokter Bedah RS MADINAH Ngunut berinisial (RSY/AB)di tempat putri kami Mondok di wilayah Kecamatan Ngunut untuk di hantar ke RSUD Dr.Iskak,akan tetapi yang membuat kami Takut dan Bingung ketika kami di Kasih uang Sebesar Dua juta Rupiah,yang katanya Nitip.Padahal kami tidak meminjam,kenal juga tidak,apalagi saudara dari mana,kami rasa Pegawai tersebut ketakutan akan kesalahan saat Rawat inap anak kami, maka kami di kasih usng yang kami rasa sebagai tutup mulut atas keteledorannya”,tegasnya (11/10)
Disisi lain menyikapi Hal tersebut Sulistiyo Budi selaku Wakil Direktur Umum Rumah Sakit Madinah Kecamatan Ngunut,saat di konfirmasi membenarkan bahwasanya IFN merupakan Pasien di RS MADINAH
“Memang Benar sesuai dengan data yang IFN merupakan pasien yang pernah rawat inap pada bulan lalu di sini.Akan tetapi terkait RSY atau AB adalah Asisten Dokter Bedah Rumah Sakit Madinah ini,untuk Seperti apa dan bagaimana kejelasan mengenai Uang tersebut itu kami kurang mengetahui apakah itu pribadinya atau dari rumah sakit ini,monggo bisa langsung di tanyakan kepada yang Bersangkutan bisa kita konfirmasi dan akan kita pertemukan dengan Njenengan Semua”,Jelasnya
Disisi Lain RSY/AB hingga berita ini di munculkan belum ada jawaban,bahkan saat di konfirmasi via Whatsapp meminta untuk menunggu lima menit akan tetapi hingga Dua jam lebih tidak ada inisiatif menemui di Rs MADINAH…. Yps/Kbt