Home / Tak Berkategori

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:32 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa Ke-119 Tanam 150 Pohon Alpukat di Desa Selumbung

Menanam pohon alpukat di pekarangan bisa menjadi salah satu solusi untuk membuat pekarangan menjadi lebih asri karena bentuk pohonnya yang besar dan rindang dapat digunakan untuk melindungi rumah dari terpaan sinar matahari dan debu serta polusi.

 

Karangasem.SuaraRepublikNews. Com, –  Menanam pohon alpukat di pekarangan bisa menjadi salah satu solusi untuk membuat pekarangan menjadi lebih asri karena bentuk pohonnya yang besar dan rindang dapat digunakan untuk melindungi rumah dari terpaan sinar matahari dan debu serta polusi. Jika lahan yang dimiliki terbatas bisa menanam alpukat di pot dan menjadikannya sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot). Buah yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk konsumsi pribadi atau jika berlebih dikomersialkan sebagai pendapatan sampingan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas TMMD ke-119 Kodim 1623/Karangasem Letkol Inf Sutikno, S.M pada kegiatan penanaman 150 pohon Alpukat di lahan seluas 1 hektar milik Mangku Made Warsa di Dusun Bukit Catu, Desa Selumbung, Kec. Manggis, Kab. Karangasem, Bali, Kamis (14/03/2024). Dihadapan peserta penanaman pohon Alpukat, Letkol Inf Sutikno juga mengatakan bahwa kegiatan ini adalah Program Unggulan Bapak Kasad dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-119.

Dansatgas mengatakan daun alpukat sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi beberapa penyakit, daun tanaman yang masih muda digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit batu ginjal dan rematik. Daun alpukat juga terkenal bersifat melancarkan air seni dan antibakteri, daun yang tidak terlalu muda ataupun terlalu tua bisa dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah dan lemak darah seperti kolesterol, LDL, dan trigliserida.

Biji buah alpukat yang berukuran besar juga dapat dikonsumsi sebagai obat maag, biji buah tersebut harus diolah terlebih dahulu dengan cara diparut dan disaring sebelum diminum. Kandungan di dalam biji terbukti mampu menetralkan asam lambung tinggi.

“Selain penyakit maag, biji Alpukat berkhasiat sebagai antiradang, menghilangkan rasa sakit, menyembuhkan sariawan, mengatasi diabetes, dan kencing manis. Biji Alpukat juga sering digunakan industri tekstil sebagai pewarna pakaian yang tidak mudah luntur,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan penanaman Alpukat diantaranya Pasiterdim 1623/Karangasem Kapten Inf Marjuli, Wakapolsek Manggis AKP I Wayan Suta, Camat Manggis Putu Eka Putra Tirtana, S.STP, Sekcam Manggis Putu Agus Sumahendran, Siswa SMP 2 Manggis dan MBI (My Bibit Indonesia) Alpukat Bukit Talas Dusun Bukit Catu, Desa Selumbung, Kec. Manggis.

 

Autentikasi: Pen Kodim 1623/Karangasem

 

Editor : Enjelina

 

Share :

Baca Juga

Ibu Lurah Mulyati,Bersama Warga Buaran Bambu, Santunin 200 Anak Yatim dan Dhuafa
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan Perkuat Sinergi dengan KPK dalam Upaya Pemberantasan Korupsi

Maluku

Tangkal Hoaks Seleksi Polisi, Polda Maluku Gelar Dialog Publik Bersama RRI Ambon
Musrenbangdes Pembahasan dan Penetapan RKP Desa Ngepoh Tahun Anggaran 2025
Pemkab Humbahas Terima Penghargaan Atas Prestasi WTP 5 Kali Berturut-turut

Tangerang Raya

GATRA Soroti Pencabutan Segel PT Esa Jaya Putra, Satpol PP Kota Tangerang Dinilai Abaikan Prosedur
Temu Kangen Persaudaraan Pengemudi Ambulan Indonesi Lebak Selatan “PPAI”
Soal Hiburan FSULS dan IMC Audensi bersama Forkopimcam Wanasalam.

Contact Us