Home / Tak Berkategori

Jumat, 26 April 2024 - 12:41 WIB

Kalapas Kelas 1 Tangerang Angkat Bicara Terkait Adanya Warga Binaan Terlibat Peredaran Narkoba 33 Kg, Fikri: Saya Akan Tindak Tegas!

Kota Tangerang.SuaraRepublikNews.Com, – Terungkapnya kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 33 Kilogram yang melibatkan seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang berinisial S (52) mendapat perhatian dari Pihak Lapas Kelas I Tangerang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang Fikri Jaya Soebing AMd.I.P.,S.H.,M.H mengatakan dan menyambut baik awak media guna mengkonfirmasinya, ia juga sudah mendapatkan informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait keterlibatan salah satu warga binaan yang terlibat dalam peredaran narkoba.

“Kami telah bersinergi dengan BNN mengungkap siapa warga binaan yang terlibat dalam kasus tersebut. Warga binaan tersebut saat ini sedang menjalani masa hukuman disini,” kata Kalapas kepada wartawan, Rabu (24 April 2024).

Fikri menambahkan, pada prinsipnya pihaknya telah berkomitmen bersama aparat penegak hukum (APH) dalam pemberantasan narkoba. Bersama APH kita saling bersinergi membongkar jaringan narkoba yang melibatkan lapas khususnya warga binaan yang ada di Lapas. Kita akan selalu mengawasi pergerakan warga binaan di lapas.

“Apabila terbukti warga binaannya terlibat peredaran narkoba, saya akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambah pria yang pernah menjabat sebagai Kalapas Krobokan Bali ini.

Ditanya mengenai sanksi hukum bagi S, Fikri mengaku pihaknya telah memberikan sanksi disiplin yakni berupa hukuman disiplin yaitu dengan register X serta mencabut hak mendapatkan remisi dan asimilasi. Data yang dihimpun, S merupakan salah seorang warga binaan pindahan dari Rutan Jambe dalam kasus narkoba dengan masa hukuman selama 12 tahun. Dilapas Kelas I Tangerang S sudah enam tahun menjalani masa tahanan. Selama di Lapas Kelas I Tangerang, S dikenal sebagai pribadi yang religius. S juga merupakan salah seorang santri aktif pondok pesantren yang ada di dalam Lapas. Fikri mengaku hingga kini belum mengetahui akan keterlibatan S dalam kasus tersebut.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari APH,” pungkasya.

 

Editor : Enjelina

Share :

Baca Juga

Mengapa Kucing Anda Sering Mengeong pada Malam Hari? Ini Alasannya!
Dr.Bernard SH.DPP GAKORPAN & BAI” FOCUS DISCUSSION “Terkait Putusan MK(Mahkamah Konstitusi )Perdebatan Para Pencari Keadilan & Praktisi PEMERHATI  PERPAJAKAN
Parkir Trotoar Stasiun Batu Ceper Kota Tangerang Merasa Kebal Hukum
Pelantikan Seleksi Mutasi Perangkat Desa Pakisrejo,Unsur Sekdes Pakisrejo dan Kepala Kewilayahan Jatirejo
Panglima TNI Bersama Kapolri Memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024 di Bali

Jawa Barat

Polresta Cirebon Sita 115 Botol Miras Hasil Razia Pekat
Sarling Jabar di SMAN 1 Sumber Gubernur Ridwan Kamil, Implementasi Jabar Masagi Adalah Anak-anak Harus Cerdas Kedepan Diharapkan Memiliki Daya Saing
Musa Weliyansah,Bersama Keluarga Korban Datangi Lokasi KM Mugi Jaya Yang Terdampar Di Perairan Kulon Progo.

Contact Us