Home / Tak Berkategori

Rabu, 1 Januari 2025 - 21:03 WIB

Gagasan ‘Bumi Merah Putih’ Gubernur Bengkulu: Dukungan dan Kontroversi

Memulihkan Identitas Sejarah Bengkulu dengan Gagasan ‘Bumi Merah Putih’ Helmi Hasan

Bengkulu, Suararepubliknews – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meluncurkan gagasan ambisius untuk menjadikan Bengkulu sebagai ‘Bumi Merah Putih’, mengacu pada sejarah penting bahwa bendera pusaka Indonesia dijahit oleh Fatmawati, seorang putri asli Bengkulu sekaligus istri Proklamator Ir. Soekarno. Langkah ini diharapkan mampu mengukuhkan jati diri Bengkulu di kancah nasional maupun internasional.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (DPW JBMI) Provinsi Bengkulu, Sukriady Sitompul, menyampaikan dukungannya terhadap gagasan ini. Menurut Sukriady, inisiatif tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan Fatmawati sebagai Pahlawan Nasional, sekaligus merepresentasikan jati diri Bengkulu.

Sejarah Bengkulu sebagai Inspirasi Nasional

Sukriady menegaskan, gagasan ini berakar dari fakta historis bahwa Fatmawati tidak hanya berperan sebagai istri Proklamator, tetapi juga tokoh Asia yang dihormati. “Bendera Merah Putih dijahit dengan penuh pengabdian oleh Ibu Agung Fatmawati di tanah Bengkulu. Sebagai daerah asal Pahlawan Nasional itu, sudah sewajarnya Bengkulu dikenal sebagai ‘Bumi Merah Putih’,” tuturnya.

Menurut Sukriady, identitas ‘Bumi Merah Putih’ lebih kuat dibandingkan julukan lama seperti ‘Bumi Rafflesia’. “Identitas baru ini membawa nilai kebangsaan yang lebih relevan dan membangkitkan rasa cinta terhadap sejarah Bengkulu,” tambahnya.

Dukungan dan Penolakan di Kalangan Masyarakat

Tidak semua pihak sepakat dengan perubahan identitas ini. Sejumlah mahasiswa di Bengkulu menyuarakan penolakan melalui aksi demonstrasi. Mereka berpendapat bahwa julukan ‘Bumi Rafflesia’, yang merepresentasikan bunga langka Rafflesia arnoldii sebagai ikon daerah, sudah mengakar kuat di masyarakat.

Budayawan lokal, Agus Setiyanto, menyarankan agar kajian mendalam dilakukan sebelum memutuskan perubahan ini. Menurut Agus, penamaan daerah harus mencerminkan kekayaan lokal, seperti flora khas Bengkulu yang sudah dikenal dunia.

Pemerintahan Baru dan Visi Bengkulu

Terlepas dari perdebatan, pasangan Helmi Hasan dan Mian, yang mengusung visi ini, berhasil memenangkan Pilkada Serentak 2024. Kemenangan ini menunjukkan adanya dukungan signifikan dari masyarakat terhadap gagasan yang mereka tawarkan, termasuk penguatan identitas Bengkulu sebagai ‘Bumi Merah Putih’.

Dialog dan Kajian Mendalam Sebagai Solusi

Wacana ini masih menuai pro dan kontra. Diperlukan ruang dialog yang terbuka antara pemerintah, masyarakat, dan budayawan untuk mencapai kesepakatan yang merepresentasikan seluruh elemen masyarakat Bengkulu. Dengan kajian mendalam, identitas baru Bengkulu diharapkan mampu mencerminkan sejarah, budaya, dan aspirasi kolektif masyarakatnya. (S Sitompul)

Share :

Baca Juga

Tapanuli Raya

Bupati Humbang Hasundutan Buka Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2025 Dan Koordinasi Pelaksanaan Program/ Kegiatan Tahun 2026
Dukcatpil Humbahas Serahkan Dokumen Administrasi Kependudukan Bagi Pasangan Baru
Tanggap Malaria, Satgas Yonif 126/KC Bantu Mengobati Masyarakat Yang Sakit Malaria Di Wilayah Perbatasan RI-PNG

Tangerang Raya

Konflik di Sekolah SD N Periuk 4 Berakhir Damai, Guru dan Wali Murid Sepakat Saling Memaafkan
Bakti Pak Deden Kepada Bu Wati Istri Tercinta Di Atas Roda Niagara

Tangerang Raya

Proyek Provinsi di Situ Gede Diduga Langgar Aturan karena Tanpa Papan Informasi KIP
Bid Dokes Polda Jabar Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Optimalkan Pengamanan Kampanye Pilkada 2024
Ditresnarkoba Polda Banten Bersama Team Gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai Soekarno Hatta Ungkap Pabrik Ekstasi Jaringan Internaional di Lavon

Contact Us