Home / Tak Berkategori

Senin, 27 Mei 2024 - 19:21 WIB

Topan Melanda Pedesaan Pesisir dan Memutus Aliran Listrik di Bangladesh, Sehingga 800.000 Orang Harus Mengungsi

Badai topan menerjang desa-desa pesisir dan menyebabkan ratusan ribu orang tidak mendapatkan aliran listrik pada hari Senin di Bangladesh selatan, di mana hampir 800.000 penduduk mengungsi. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas.

Dhaka.SuaraRepublikNews.com, – Badai topan ‘Remal’ mulai menghantam pantai selatan Bangladesh pada hari Minggu malam (26/05) dan pergerakannya sangat cepat dan akan mereda pada siang hari, kata Departemen Meteorologi Bangladesh di Dhaka.

Dikutip dari Media Apnews, stasiun televisi melaporkan bahwa puluhan desa di pesisir Bangladesh terendam banjir karena banyak tanggul pelindung dari banjir yang hanyut atau rusak akibat kekuatan badai. Pihak berwenang belum memberikan rincian jumlah korban jiwa, namun Somoy TV yang berbasis di Dhaka melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang meninggal dunia. Dua orang lainnya hilang setelah sebuah perahu terbalik di barat daya Bangladesh, kata stasiun televisi tersebut.

Curah hujan sedang hingga lebat telah diprakirakan terjadi di distrik-distrik pesisir di negara bagian Benggala Barat, India, di mana angin kencang menumbangkan pepohonan. Gelombang badai setinggi 1 meter (3,1 kaki) diperkirakan akan membanjiri daerah-daerah pesisir dataran rendah.

Departemen Meteorologi India memperkirakan Remal akan mencapai kecepatan angin maksimum hingga 120 kilometer per jam (75 mph), dengan kekuatan angin hingga 135 kpj (85 mph) di wilayah Pulau Sagar, Benggala Barat dan wilayah Khepupara, Bangladesh, pada hari Minggu malam.

Pada hari Minggu (26/05), Bangladesh mengevakuasi hampir 800.000 orang dari daerah-daerah yang berisiko. Menteri Negara Bangladesh untuk Penanggulangan Bencana dan Penanganan Bencana, Mohibur Rahman, mengatakan bahwa para sukarelawan telah dikerahkan untuk memindahkan para pengungsi ke 9.000 tempat penampungan topan. Pihak pemerintah juga menutup semua sekolah di wilayah tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Bandara Kolkata di India ditutup pada hari Senin. Bangladesh menutup bandara di kota tenggara Chattogram dan membatalkan semua penerbangan domestik dari dan ke Cox’s Bazar.

Bangladesh juga menangguhkan bongkar muat di pelabuhan utama terbesar di negara ini di Chittagong dan memindahkan lebih dari belasan kapal dari dermaga ke laut yang lebih dalam untuk tindakan antisipasi.

‘Remal’ merupakan topan pertama di Teluk Benggala menjelang musim hujan tahun ini, yang berlangsung dari bulan Juni hingga September.

Pesisir India sering dilanda topan, tetapi perubahan pola iklim telah meningkatkan intensitas badai, menyebabkan persiapan untuk menghadapi bencana alam menjadi lebih serius.(Stg)

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Kapolresta Cirebon Pimpin Olahraga Bersama, Perkuat Kebugaran dan Soliditas Personel
Wakil Bupati Humbahas Oloan P Nababan Hadiri Undangan Pesta Syukuran Raja Sihotang
Agar Berjalan Dengan Lancar Dan Tertib, Babinsa Koramil 1710-02/Timika Pantau Dan Monitoring Kegiatan Pasar Murah

Nasional

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Polda Jabar Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Fakta Integritas Seleksi Bintara Polri 2024-2025: Fokus pada Kejujuran dan Transparansi
Wakil Bupati Hadiri Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Ketua DPRD Kota Tangerang Hadiri Pelepasan Atlet Popda X Provinsi Banten Dan Junjung Tinggi Sportivitas

Banten

Konferensi Cabang XXIII PGRI Padarincang Masa Bakti 2024–2029

Contact Us