Focusflash, Kota Tangerang- Sebanyak 40 ASN Non IT mengikuti pelatihan AI yang diselenggarakan pada 2–4 September 2026 di Swiss German University (SGU) , BSD City, Tangerang Selatan.
Para Pembicara atau narasumber yang berkompeten tenaga pengajar dari SGU.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BKPSDM Kota Tangerang, H. Jatmiko, M.AP., Dimana Tujuan Pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi ASN dalam memanfaatkan AI untuk mendukung kinerja dan pelayanan publik yang lebih efektif, inovatif, dan adaptif.
Pelatihan ini dirancang secara aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pekerjaan sehari-hari. Inti dari materi pembelajarannya adalah para peserta memahami bagaimana AI dapat menjadi alat bantu untuk mendukung pekerjaan, mulai dari penyusunan administrasi dan dokumen, pengolahan serta analisis informasi, hingga membantu mempersiapkan bahan pengambilan keputusan.
Ditemui pada sesi hari pertama, Jatmiko mengungkapkan bahwa dalam satu rombe;l (rombongan belajar) ini para peserta dilatih untuk Manfaatkan instrumen AI melalui aktivitas berdiskusi, bertanya, mencoba, dan mengeksplorasi berbagai penerapan AI, mulai dari penyusunan prompt, pemetaan kebutuhan, hingga pengembangan gagasan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi organisasi.
“pemanfaatan AI harus tetap disertai tanggung jawab, etika, dan kehati-hatian. Secanggih apa pun teknologi ini, AI tetap memiliki keterbatasan dan berpotensi menghasilkan informasi yang kurang tepat. Karena itu, AI harus menjadi alat bantu, bukan pengganti pertimbangan, tanggung jawab, dan keputusan manusia.Setiap informasi tetap perlu diverifikasi dan setiap rekomendasi harus dikaji berdasarkan pertimbangan profesional serta aturan yang berlaku, “ujar Jatmiko, rabu (2/9/26)
Menurutnya, bahwa di sinilah kecerdasan manusia tetap menjadi kunci dalam memanfaatkan kecerdasan buatan secara tepat dan bertanggung jawab.
( RED )










