Home / Tak Berkategori

Sabtu, 8 Juni 2024 - 16:49 WIB

PBB: Meningkatnya Pertempuran Di Wilayah Kharkiv-Ukraina, Menimbulkan ‘Dampak Terparah’

Sedikitnya 174 warga sipil tewas dan 690 lainnya terluka pada bulan Mei, jumlah korban sipil tertinggi dalam satu bulan sejak Juni 2023, kata perwakilan PBB.

PBB, Suararepubliknews.com – Seorang pejabat PBB pada hari Jumat mengatakan bahwa peningkatan tajam dalam pertempuran di kota Kharkiv, Ukraina timur laut, di mana pasukan Rusia memasuki kota tersebut pada awal Mei dan sejak saat itu terus melaju, telah menimbulkan “dampak yang paling parah.”

“Eskalasi pertempuran di wilayah Kharkiv sejak 10 Mei memiliki dampak terparah,” kata Joyce Msuya, wakil sekretaris jenderal PBB bidang kemanusiaan, dalam sebuah taklimat di Dewan Keamanan PBB.

Dengan mengutip pernyataan dari badan urusan HAM PBB, Msuya mengatakan “Sedikitnya 174 warga sipil dilaporkan tewas dan 690 lainnya terluka pada bulan Mei, jumlah korban sipil tertinggi dalam satu bulan sejak Juni 2023.”

“Lebih dari setengah angka korban jiwa ini dapat dikaitkan dengan pertempuran di Kharkiv,” tambahnya.

Dilansir dari Media Anadolu, konflik tersebut telah merusak infrastruktur penting, termasuk pusat perbelanjaan, rumah, dan fasilitas pendidikan, yang menyebabkan sedikitnya 18.100 orang mengungsi di wilayah Kharkiv, kata Msuya, dengan menyoroti upaya yang sedang berlangsung untuk memberikan pertolongan kepada para pengungsi.

“Dengan didukung oleh sekitar 50 organisasi kemanusiaan, lebih dari 12.000 pengungsi menerima bantuan di pusat transit di Kota Kharkiv,” ujarnya.

Menekankan beratnya kebutuhan kemanusiaan di Ukraina, kata pejabat PBB tersebut “Secara keseluruhan, OHCHR (kantor hak asasi manusia PBB) kini telah memverifikasi korban tewas sedikitnya 11.000 warga sipil dan lebih dari 21.000 orang lainnya terluka di seluruh Ukraina sejak 24 Februari 2022. Jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.”

Dia juga menyatakan bahwa lebih dari 600 anak-anak Ukraina telah tewas dan 1.425 lainnya terluka.

“Lebih dari 14,6 juta orang sekitar 40% dari populasi membutuhkan bantuan kemanusiaan. Lebih dari separuhnya adalah perempuan dan anak perempuan,” ujarnya.

Mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para donatur, Msuya mengatakan bahwa mereka telah “sejauh ini menyediakan dana kemanusiaan sebesar $856 juta (sekitar 12,8 Triliun Rupiah) atau 27% dari $3,1 miliar (sekitar 46,6 Triliun Rupiah) yang dibutuhkan di bawah Rencana Kebutuhan dan Tanggapan Kemanusiaan 2024.”

Dia juga membahas dampak yang ditimbulkan akibat serangan terhadap Rusia, “Serangan di dalam Federasi Rusia, termasuk di wilayah Belgorod, juga telah mengakibatkan jatuhnya korban sipil dan kerusakan pada rumah-rumah penduduk dan infrastruktur sipil lainnya” katanya.

Dia menunjukkan implikasi yang lebih luas, terutama mengenai ketahanan pangan global.

“Dalam beberapa minggu terakhir, ada indikasi yang mengkhawatirkan akan adanya tekanan kenaikan baru pada harga komoditas pangan dunia, terkait dengan kerusakan infrastruktur di Ukraina,” ujar Msuya, dan menegaskan pentingnya navigasi yang aman di sepanjang Laut Hitam dan melindungi pelabuhan-pelabuhan untuk memastikan ekspor pangan mencapai pasar global secara tepat waktu dan efisien.

Msuya lebih lanjut menjanjikan komitmen PBB untuk mendukung mereka yang terkena dampak dan menyoroti Konferensi Pemulihan Ukraina yang akan datang di Berlin sebagai hal yang sangat penting untuk memajukan upaya pemulihan.

“Kami menyambut baik Konferensi Pemulihan Ukraina yang akan diselenggarakan pada tanggal 11-12 Juni di Berlin. Ini akan menjadi kesempatan penting bagi para donor, mitra utama, dan PBB untuk memajukan prioritas pemulihan Pemerintah,” katanya.

Ia juga menyampaikan seruan untuk bertindak, mendesak Dewan Keamanan PBB dan semua negara anggota untuk menegakkan hukum kemanusiaan internasional, mengupayakan perdamaian, dan meringankan penderitaan rakyat Ukraina. (Stg)

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Polemik Jembatan Kali Sukalila, Wali Kota Minta Maaf dan PT KAI Ungkap Alasan Teknis Pembongkaran
TMMD ke-123 di Lebak Resmi Ditutup, TNI Berkomitmen Lanjutkan Program

Maluku

Kapolda Maluku Teken Serah Terima Jabatan, Tekankan Profesionalisme dan Peningkatan Kepercayaan Publik
Tercepat, Dinkominfo Muba Berhasil Raih Nilai Tertinggi di Kegiatan Cyber Security Exercise
124 Rumah Terdampak Longsor dan Banjir di Lebak,14 diantaranya Rusak Berat
Warga Lurah Ilir Lingkungan V & VI Menolak Keras Pembangunan Peningkatan Ruas Jalan Karet Dan Meminta DPRD Kota Gunungsitoli Segera Menggelar RDP
Hasil Le Havre vs PSG: Skor Akhir 1-4, Dominasi Paris Saint-Germain di Era Pasca-Mbappe
Satryo Soemantri Brodjonegoro Ditunjuk Sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Misi Baru Demi Pendidikan Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045

Contact Us