Pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghasilkan gambar-gambar yang tidak biasa dari Pyongyang, menampilkan momen-momen langka dari kehidupan di salah satu negara paling tertutup di dunia.
Pyongyang, suararepubliknews.com – Gambar-gambar dari pertemuan Putin-Kim minggu ini menunjukkan sisi yang berbeda dari Korea Utara. Kim Jong Un terlihat tersenyum dan bergandengan tangan dengan Vladimir Putin, serta mengajak Putin berkeliling ibu kota. Visual yang dirilis oleh badan propaganda dari kedua pemerintah ini memperlihatkan kesibukan luar biasa di negara yang biasanya menjaga citranya dengan sangat ketat.
Kunjungan Kim-Putin di Pyongyang
Pasangan pemimpin ini berjalan di atas karpet merah di Kim Il Sung Square, dinamai sesuai dengan nama kakek Kim Jong Un dan pendiri Korea Utara. Mereka menatap lautan anak-anak yang membawa balon, meninjau parade militer, dan melihat kerumunan orang yang melambaikan pompon. Mereka juga melihat kelompok warga Korea Utara, yang kemungkinan besar telah diperiksa dengan ketat sebelum diperbolehkan mendekati tempat kejadian.

Momen-Momen Spesial
Dalam salah satu momen, Kim Jong Un menunjukkan kepada Putin sebuah patung yang dibuat sebagai hadiah untuk pemimpin Rusia itu. Kedua pemimpin berpelukan, melihat kuda dan anjing Pungsan Korea, bersandar untuk percakapan informal, dan tertawa dalam sebuah “konser gala.” Ada juga potongan gambar dari makan malam kenegaraan, lengkap dengan boneka kamera dan pengambilan gambar gaya bidikan lainnya yang jarang muncul dalam citra Korea Utara.

Menunggu Putin di Bandara
Salah satu adegan yang paling berdampak datang dari video kolam renang Kremlin, yang direkam sebelum kedatangan Putin di Pyongyang. Video itu menunjukkan Kim di landasan dengan tangan di belakang punggungnya, bersiluet gerbang bandara dan tanda selamat datang berwarna merah di belakangnya, mondar-mandir dan menunggu kehadiran mitranya. Dalam momen itu, Kim tampak bukan sebagai pemimpin otoriter yang penuh kekuasaan, melainkan seorang pria yang kelelahan menunggu pesawat di malam hari.

Real Time dan Spontanitas
Yang paling menarik dari semua ini adalah perasaan bahwa semua ini terjadi hampir secara real time, sebagian besar melalui gambar-gambar dari Rusia. Foto-foto pemerintah Korea Utara biasanya menampilkan pemimpin dan negaranya dalam pose yang kaku dan tidak sinkron, dan foto-foto itu biasanya muncul setelah sebuah peristiwa terjadi. Namun, kali ini, ada kesan spontanitas yang jarang terlihat.

Manipulasi Digital dan Pementasan
Foto-foto dari media propaganda utama Korea Utara, Korean Central News Agency, terkadang dimanipulasi secara digital sebelum disebarkan. Pemeriksaan yang ketat diperlukan sebelum foto-foto tersebut dapat digunakan. Salah satu hal yang membuat foto-foto minggu ini begitu menarik adalah kemunculan spontanitas yang sesekali muncul. Sebagian besar foto-foto dari Korea Utara terasa dipentaskan karena memang begitu, dengan orang-orang yang canggung dan hormat biasanya mengelilingi Kim.

Kesan Realitas
Namun, dalam bingkai dan cuplikan peristiwa yang bergerak cepat minggu ini, kesan pementasan tersebut terkadang tampak tidak ada. Hal ini membuat Korea Utara tampak lebih mirip dengan tempat-tempat lain, daripada memperkuat citra “kerajaan pertapa.” Pertemuan Putin-Kim ini memberikan pandangan baru dan segar tentang Korea Utara dan kepemimpinan Kim Jong Un. (Stg)











