Home / Tak Berkategori

Sabtu, 27 Juli 2024 - 22:08 WIB

Ketua Umum DPP Jawara Banten Bersatu Dahru Taufik Hadiri Acara Seren Taun Kasepuhan Cisitu

Ketua Umum DPP Jawara Banten Bersatu, Dahru Taufik, bersama para ketua DPD dan DPC beserta anggota menghadiri acara Seren Taun di Kasepuhan Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu, 27 Juli 2024

Ketua Umum DPP Jawara Banten Bersatu, Dahru Taufik, bersama para ketua DPD dan DPC beserta anggota menghadiri acara Seren Taun di Kasepuhan Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu, 27 Juli 2024

Lebak, suararepubliknews.com – Ketua Umum DPP Jawara Banten Bersatu, Dahru Taufik, bersama para ketua DPD dan DPC beserta anggota menghadiri acara Seren Taun di Kasepuhan Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu, 27 Juli 2024. Kehadiran mereka merupakan bagian dari memenuhi undangan kasepuhan adat Cisitu sekaligus dewan pembina Jawara Banten Bersatu.

Silaturahmi dan Undangan Adat

Dalam pernyataannya, Dahru Taufik mengungkapkan, “Kedatangan saya kesini selain bersilaturahmi ke kasepuhan adat Cisitu sekaligus memenuhi undangan beliau.”

Menurut Dahru, acara Seren Taun Kasepuhan Cisitu adalah tradisi turun-temurun yang harus terus dijaga dan dirawat di tengah kemajuan zaman.

Makna dan Pentingnya Seren Taun

Seren Taun adalah upacara adat yang dilakukan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi. Upacara ini berlangsung selama delapan hari dan diikuti oleh seluruh masyarakat adat Kasepuhan Cisitu.

Tradisi ini memiliki makna penting dalam menjaga kebudayaan dan kearifan lokal. Seren Taun juga menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin menyaksikan keunikan budaya Banten.

Rangkaian Acara dan Puncak Perayaan

Acara Seren Taun Kasepuhan Cisitu dimulai dari tanggal 22 hingga 29 Juli 2024, dengan puncak perayaan pada hari Senin mendatang. Berbagai rangkaian acara termasuk upacara adat, pagelaran seni, dialog terbuka (saresehan), festival debus, dan pagelaran wayang golek turut memeriahkan perayaan ini. Seren Taun juga ditandai dengan ritual Rasul Pare di Leuit, pemotongan kerbau, serta arak-arakan hasil bumi​.

Dengan tetap melestarikan tradisi ini, masyarakat adat Kasepuhan Cisitu berharap dapat terus merawat dan menjaga kebudayaan lokal di tengah modernisasi yang semakin pesat. (Iwan H)

Share :

Baca Juga

Pj Bupati Sandi Fahlepi Apresiasi Program Kerja BAZNAS Muba
Duo Deadpool & Wolverine Pecahkan Rekor Box Office dengan Pembukaan Spektakuler
Polresta Cirebon Ungkap 12 Kasus Narkoba Selama November 2025, 15 Tersangka Diamankan
Lestarikan Budaya Maluku, Prajurit Ajusta Bersama Warga Gotong Royong Bangun Rumah Adat
Polda Maluku Gelar Peringatan Isra Miraj: “Tingkatkan Kualitas Ibadah Dan Kinerja Guna Menjadi Polri Presisi Indonesia Maju”
Komandan Pos TNI AL Binuangeun Datangi Polsek Wanasalam Berikan Kejutan  HUT Bhayangkara Ke 77
Hujan Lebat Akibatkan Banjir Dan Longsor Di Desa Pondok Panjang
Warga Kaungcaniran Amuk, Pengedar Obat Terlarang Dibekuk, Namun Hanya Diberi Surat Pernyataan: Kegagalan Penegakan Hukum?

Contact Us