Home / Tak Berkategori

Minggu, 13 Oktober 2024 - 13:32 WIB

Kontroversi Panas Kualifikasi Piala Dunia 2026: Keputusan Wasit Ahmed Al-Kaf dan Gol Telat Bahrain Memicu Kemarahan Netizen

Wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, menjadi sorotan utama atas sejumlah keputusan yang dinilai merugikan Indonesia, terutama terkait waktu tambahan di babak kedua

Wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, menjadi sorotan utama atas sejumlah keputusan yang dinilai merugikan Indonesia, terutama terkait waktu tambahan di babak kedua

Keputusan Wasit Ahmed Al-Kaf dalam Pertandingan Bahrain vs Indonesia Picu Polemik: Waktu Tambahan yang Berlebih dan Gol Menit ke-90+9 Mencoreng Hasil Akhir

Bandung, suararepubliknews.com – Pertandingan yang berlangsung di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024), menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola dunia. Duel antara Timnas Bahrain dan Timnas Indonesia dalam ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir dengan hasil yang sangat kontroversial. Wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, menjadi sorotan utama atas sejumlah keputusan yang dinilai merugikan Indonesia, terutama terkait waktu tambahan di babak kedua.

Kemarahan netizen dipicu oleh beberapa keputusan wasit yang dianggap kontroversial. Sejak awal, banyak penonton dibuat heran dengan gaya kepemimpinan Ahmed Al-Kaf. Pemain Bahrain kerap terjatuh, yang dinilai sebagai bentuk drama di lapangan, namun sang wasit dengan mudah memberikan pelanggaran ringan kepada Timnas Indonesia. Ketegangan mencapai puncaknya saat ofisial keempat mengumumkan waktu tambahan enam menit di babak kedua. Namun, meski waktu tersebut telah habis, wasit Al-Kaf tidak meniup peluit akhir pertandingan.

Gol Telat Bahrain dan Polemik Waktu Tambahan

Pada menit ke-90+9, Timnas Bahrain berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Mohammed Marhon, tepat di luar batas waktu tambahan yang diberikan. Gol tersebut memicu kemarahan pemain Timnas Indonesia serta netizen, yang merasa dirugikan oleh keputusan wasit yang memperpanjang waktu tambahan hingga tiga menit lebih lama dari yang seharusnya. Momen ini menjadi kontroversi besar, di mana akun media sosial Timnas Bahrain menyebut gol penyama itu terjadi pada menit ke-96, meskipun fakta menunjukkan bahwa gol tersebut tercipta pada menit ke-90+9.

Media internasional dan akun sepak bola populer seperti 433 turut mengomentari kontroversi ini. Mereka bahkan menyindir perhitungan waktu tambahan dengan lelucon, menyandingkan nomor punggung Romelu Lukaku (90) dan Xavi Hernandez (6), serta Ronaldo (99), mengisyaratkan anomali terkait waktu yang diberikan oleh wasit.

Netizen Geram dan Pertanyakan Keputusan Wasit

Setelah peluit akhir ditiup, para pemain Indonesia mempertanyakan keputusan Ahmed Al-Kaf. Mereka merasa bahwa hasil akhir tidak mencerminkan pertandingan yang adil, terutama karena laga seharusnya diakhiri sesuai dengan waktu tambahan yang telah diumumkan. Kritik datang dari berbagai kalangan, baik dari pendukung Timnas Indonesia maupun pengamat sepak bola internasional, yang menyebut keputusan wasit tersebut mencoreng integritas pertandingan.

Netizen Indonesia bereaksi keras di media sosial, menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap hasil pertandingan dan mempertanyakan profesionalisme Ahmed Al-Kaf. Tagar terkait pertandingan ini pun trending di berbagai platform, dengan banyak yang menyerukan evaluasi terhadap kinerja wasit dalam pertandingan-pertandingan besar seperti Kualifikasi Piala Dunia.

Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Primer Koperasi Polresta Cirebon Gelar RAT Tahun Buku 2023
Sosok “Black Horse” Diduga Kuat Otak Dalam Kasus Dugaan Korupsi Jasa Sampah di DLH Tangsel
Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana Bekali Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa-Siswi SD YPPK  St. Yakobus  
Polres Humbahas Melakukan Kegiatan Donor Darah Dalam Rangka HUT Polri ke 71
Polda Sumsel Gelar Press Release Dugaan Pidana Pornografi Anak
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024 di Kemendikbud Ristek dan Kemenag: Link dan Cara Cek!

Jawa Barat

Dari Jalanan ke Rumah Warga: Patroli Humanis Polresta Cirebon Menyentuh Nurani
Kolaborasi Strategis TNI-Polri: Danlanud Pattimura dan Kapolres Buru Bahas Keamanan Wilayah Buru

Contact Us