Home / Tak Berkategori

Selasa, 15 Oktober 2024 - 05:09 WIB

Kisah Langka: Bayi 19 Bulan di Malaysia Terdiagnosis Kanker Ovarium Stadium 3

Di usia yang sangat muda, D didiagnosis menderita kanker ovarium stadium 3, sebuah penyakit yang umumnya menyerang wanita dewasa, terutama yang berusia 40 tahun ke atas

Di usia yang sangat muda, D didiagnosis menderita kanker ovarium stadium 3, sebuah penyakit yang umumnya menyerang wanita dewasa, terutama yang berusia 40 tahun ke atas

Bocah Asal Sabah Menghadapi Kanker Ovarium yang Biasanya Terjadi pada Wanita Dewasa, Dokter Terus Mempelajari Kasus yang Sangat Langka Ini

Sabah, Malaysia, suararepubliknews.com – Seorang bayi perempuan berusia 19 bulan di Malaysia dengan inisial D mengalami nasib yang jarang terjadi pada anak seusianya. Di usia yang sangat muda, D didiagnosis menderita kanker ovarium stadium 3, sebuah penyakit yang umumnya menyerang wanita dewasa, terutama yang berusia 40 tahun ke atas. Kasus ini menjadi perhatian khusus para dokter di Malaysia, mengingat kanker ovarium pada anak sangat jarang terjadi.

Tanda-tanda Awal yang Tidak Disangka Menjadi Kanker Ovarium

Pada awalnya, sang ibu yang berusia 25 tahun mengira D hanya mengalami sembelit biasa dan perut kembung. Namun, seiring berjalannya waktu, gejala tersebut semakin parah dan membuat D terlihat tidak nyaman, bahkan tidak seaktif biasanya. “Anak saya terlihat tidak nyaman, karena ia belum bisa berbicara, saat kesakitan hanya bisa menangis,” cerita ibu D kepada media Malaysia, Sinar Daily.

Setelah melakukan pemeriksaan awal di rumah sakit, keluarga tersebut memutuskan untuk membawa D ke Sabah Women and Children’s Hospital setelah menemukan bahwa jumlah darahnya turun drastis. Pada 2 Oktober 2024, D menjalani operasi besar, di mana dokter menemukan tumor sepanjang 13,5 cm di ovarium kanannya. Diagnosis menyatakan bahwa D menderita kanker ovarium stadium 3.

Kanker Ovarium Stadium 3: Penyebaran dan Risiko yang Dihadapi D

Menurut Ovarian Cancer Research Alliance, kanker ovarium stadium 3 menunjukkan bahwa sel-sel kanker telah menyebar dari ovarium ke area lain di sekitar panggul, termasuk perut dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Ini merupakan tahap serius dalam perkembangan kanker yang membutuhkan penanganan cepat dan intensif. Dalam kasus D, dokter telah mengangkat ovarium kanannya, namun risiko penyebaran sel kanker masih ada.

Sang ibu mengaku sangat terpukul mengetahui anaknya mengalami penyakit yang biasanya menyerang wanita dewasa. “Saya tidak pernah menyangka, karena biasanya kanker ovarium terjadi pada wanita yang sudah berusia 40 tahun ke atas dan sudah menstruasi,” ungkapnya.

Harapan Pemulihan dan Tantangan Finansial yang Dihadapi Keluarga D

Setelah menjalani operasi, kini D tengah dalam masa pemulihan dan akan menjalani serangkaian kemoterapi untuk melawan sisa-sisa sel kanker di tubuhnya. Para dokter memberikan harapan bahwa meskipun langka, masih ada kemungkinan bagi D untuk pulih sepenuhnya dengan pengobatan yang tepat. “Para dokter meyakinkan saya bahwa ada pengobatan untuk kondisinya, dan selama ada obat, masih ada harapan,” lanjut ibu D dengan penuh harap.

Namun, di tengah harapan itu, keluarga D menghadapi tantangan finansial yang besar. Ayah D yang bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran di Kudat mengaku kesulitan untuk menanggung biaya pengobatan, apalagi ia tidak bisa selalu hadir di rumah sakit di Kota Kinabalu karena jarak tempat kerjanya. “Sampai saat ini pihak rumah sakit belum memberikan perkiraan biaya operasi dan kemoterapi tersebut,” jelas sang ayah.

Untuk membantu meringankan beban keluarga kecil mereka, sebuah penggalangan dana dilakukan oleh pihak keluarga dengan harapan bisa menutupi sebagian biaya pengobatan yang diperlukan untuk kesembuhan D.

“Kami berharap sumbangan ini dapat meringankan beban keuangan keluarga kecil kami,” ucap sang ayah, berharap dukungan dari masyarakat luas untuk membantu D melawan penyakit langka ini.

Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Temui Personel Ops, Dokkes, Binmas, Rena, Logistik, Keuangan dan SPKT, Kapolda: Jalin Komunikasi Yang Baik Dengan Masyarakat
Sonhaji S.Ag.Kini Resmi Menjadi Kaur Keuangan Desa Muara,Kecamatan Wanasalam
Optimisme Golkar Jabar Menangkan Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan di Pilgub Jabar 2024 Meski Elektabilitas Sedikit Menurun
Didi Junaedi Calon Anggota DPRD Prov Banten Dapil 6
Tandatangani MoU, Pemkab Muba Gandeng PTUN Palembang
Penangkapan Dua Pengedar Obat Keras Terbatas di Cirebon, Nyawa Generasi Dipertaruhkan

Tulungagung

22 KPM Terima Penyaluran BLT DD Desa Tanggunggunung tahun 2026
H.Akhmad Jajuli Siap Maju Dalam Kontestasi Pilkada 2024 Kabupaten Lebak.

Contact Us