Home / Tak Berkategori

Minggu, 3 November 2024 - 16:16 WIB

KPAI Beri Apresiasi Kepada Polri Ungkap Keterlibatan Oknum Kemkomdigi dalam Kasus Judi Online

Keberhasilan Polri dalam mengungkap keterlibatan sejumlah oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam kasus judi online di Bekasi, Jawa Barat, mendapat apresiasi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Keberhasilan Polri dalam mengungkap keterlibatan sejumlah oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam kasus judi online di Bekasi, Jawa Barat, mendapat apresiasi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Polri berhasil menangkap oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital yang terlibat dalam praktik judi online di Bekasi, langkah ini diapresiasi oleh KPAI yang berharap penegakan hukum lebih lanjut guna melindungi anak-anak dan masyarakat dari dampak perjudian

Jakarta, suararepubliknews.com – Keberhasilan Polri dalam mengungkap keterlibatan sejumlah oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam kasus judi online di Bekasi, Jawa Barat, mendapat apresiasi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Penangkapan ini dianggap sebagai langkah penting dalam memberantas praktik judi online, yang kerap berdampak buruk pada masyarakat, terutama anak-anak.

KPAI Dukung Penegakan Hukum dan Berantas Oknum di Kemkomdigi

Anggota KPAI Subklaster Anak Korban Pornografi dan Cybercrime, Kawiyan, mengungkapkan harapannya agar Polri terus menindak tegas para pelaku lainnya yang terlibat dalam praktik perjudian. “KPAI mengapresiasi keberhasilan Polri tersebut dan berharap agar oknum-oknum lain yang melakukan hal serupa dapat dibongkar juga,” kata Kawiyan di Jakarta, Jumat, 1 November 2024.

Menurutnya, keterlibatan oknum pegawai Kemkomdigi justru menghambat langkah pemerintah dalam memerangi judi online, sehingga penting bagi Polri untuk melanjutkan upaya penegakan hukum guna menuntaskan jaringan ini.

Penyalahgunaan Wewenang di Lingkungan Kemkomdigi

Sebelumnya, Polda Metro Jaya berhasil menangkap 11 tersangka kasus judi online di Bekasi, yang di antaranya adalah pegawai Kemkomdigi. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, para oknum ini memiliki akses untuk melakukan pengecekan dan pemblokiran terhadap situs-situs judi online. Namun, wewenang tersebut justru disalahgunakan untuk keuntungan pribadi, yang memperburuk situasi peredaran judi online di masyarakat.

Perlindungan Anak dari Dampak Buruk Judi Online

KPAI juga menegaskan pentingnya upaya perlindungan anak dari dampak buruk yang diakibatkan oleh perjudian online. Kawiyan menyoroti bahwa masih ada kemungkinan oknum lain dengan keahlian digital yang terlibat dalam praktik serupa, baik demi kepentingan pribadi maupun kelompok. “Saya berharap kepolisian tidak berhenti di sini dan terus mencari serta menangkap pelaku-pelaku lainnya untuk melindungi masyarakat dan anak-anak,” ujarnya.

Kasus ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pembersihan lembaga dari oknum yang menyalahgunakan posisi dan wewenang demi keuntungan pribadi, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam memberantas perjudian online yang meresahkan.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

 

Share :

Baca Juga

Bupati Humbahas Dukung Pelaksanaan ST2023

Banten

Diduga Wanita Muda di Kabupaten Serang Jadi Korban Begal Payudara
Pj Bupati Apriyadi Boyong Kades di Muba Belajar Kelola Dana Desa dengan BPK RI Ciptakan Kesejahteraan Desa di Muba Lebih Baik
PT Asia Anugerah Biologis dan PT Bakara Energi Lestari Beri Beasiswa CSR 2024, Dorong Mutu Pendidikan di Baktiraja
Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Miras Berbagai Merek Hasil KRYD dan Operasi Pekat

Tangerang Raya

Rehabilitasi SDN Sarakan 1 Besi Bekas, Keramik Tempel, dan Buruh Tanpa APD,Pejabat Tutup Mata
*Intan Nurul Hikmah Sapa Warga Desa Karang Harja, Fokus pada Pendidikan dan Kesejahteraan*
Saat Tertidur Lelap Dapur Milik Warga Desa Rahong Kecamatan Malingping Terbakar

Contact Us