Jerman, suararepubliknews.com – Pelatih tim nasional Portugal, Robert Martinez, mengungkapkan kecemasannya terkait keamanan para pemain setelah beberapa penonton memasuki lapangan untuk berswafoto dengan Cristiano Ronaldo. Insiden tersebut terjadi saat dan setelah kemenangan telak Portugal 3-0 atas Turki di Dortmund pada Sabtu (22/06).
Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, sempat berpose selfie dengan seorang anak laki-laki dengan sisa waktu sekitar 20 menit pertandingan. Namun, tidak lama kemudian, lima suporter lainnya ikut merangsek masuk ke lapangan dengan niat yang sama. Ronaldo tampak tidak senang dengan situasi tersebut.
Pemain yang dinobatkan sebagai Man of the Match, Bernardo Silva, meremehkan insiden ini dengan mengatakan bahwa ini adalah “harga yang harus dibayar” karena popularitas mereka di dunia sepak bola, terutama dengan kehadiran bintang seperti Ronaldo dalam tim.
Di sisi lain, pelatih Robert Martinez menyoroti potensi bahaya dari insiden tersebut. Ia menekankan bahwa serbuan penonton ke lapangan membuat para pemain rentan terhadap ancaman dan menilai hal ini seharusnya bisa dicegah oleh petugas keamanan.
“Ini merupakan sebuah keprihatinan karena hari ini kami beruntung karena niat para suporter itu baik,” ujar Martinez kepada wartawan. “Menurut saya, kita semua mencintai suporter yang mengenali bintang besar dan ikon besar seperti Ronaldo, tetapi Anda bisa memahami bahwa ada momen yang amat sangat menyulitkan jika niat itu menyulitkan para pemain di lapangan.”
Martinez berharap agar pihak keamanan stadion dapat meningkatkan pengawasan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang, guna memastikan keselamatan para pemain tetap terjaga.(Stg)











