MALUKU — Suasana penuh kehangatan dan keceriaan anak-anak SD Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Senin (3/11/2025).
Di sela kunjungan kerja ke Negeri Rutong, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, tampil akrab dan hangat bermain ukulele bersama anak-anak sekolah dasar
Momen sederhana namun sarat makna itu menjadi simbol nyata dari pendekatan humanis Polri dan kepedulian Bhayangkari terhadap dunia pendidikan dan masa depan anak-anak Maluku.
Dengan iringan tawa anak-anak yang riang, Kapolda Maluku terlihat memetik senar ukulele mengikuti alunan lagu daerah Maluku. Ketua Bhayangkari Daerah Maluku pun turut bernyanyi dan menari kecil bersama murid-murid SD Rutong yang tampak antusias dan gembira menyambut tamu kehormatan mereka.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan semangat dengan anak-anak di Rutong. Musik adalah bahasa universal yang menyatukan hati, dan di sini kita bisa merasakan energi positif yang luar biasa,” ujar Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dengan senyum hangat.
Suasana penuh keakraban ini memperlihatkan wajah lain dari kepemimpinan Polri yang dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap generasi muda. Anak-anak tampak berani mendekat, saling berebut untuk berfoto bersama Kapolda dan Ketua Bhayangkari yang dengan sabar melayani setiap permintaan dengan senyum tulus.
Dalam kesempatan itu, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku juga menyampaikan pesan moral kepada para siswa agar terus semangat belajar dan mencintai budaya lokal.
“Kalian adalah masa depan Maluku. Teruslah belajar, rajin berdoa, dan cintai negeri ini dengan menjaga adat serta budaya kita sendiri,” ungkapnya di hadapan para siswa dan guru.
Ia juga mengapresiasi semangat para guru dan masyarakat Negeri Rutong yang terus menjaga nilai-nilai pendidikan, budaya, dan kebersamaan di tengah perkembangan zaman.
Momen tersebut bukan sekadar hiburan spontan, melainkan bagian dari pendekatan sosial Polda Maluku dan Bhayangkari dalam menumbuhkan rasa percaya antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui interaksi langsung dan suasana santai, anak-anak diperkenalkan dengan sosok polisi yang ramah, bersahabat, dan hadir sebagai pelindung sekaligus panutan.
“Kami ingin anak-anak tumbuh tanpa rasa takut terhadap polisi, tetapi mengenal polisi sebagai sahabat dan pelindung mereka,” tambah Kapolda.
Adegan penuh tawa dan musik memperlihatkan sisi humanis dan empatik dari sosok Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto beserta Ketua Bhayangkari Daerah Maluku.
Di tengah kesibukan dan tanggung jawab besar menjaga keamanan, momen sederhana bersama anak-anak menjadi cermin bahwa pendekatan kemanusiaan adalah inti dari pelayanan Polri modern.
Kehangatan dan spontanitas seperti ini bukan hanya menumbuhkan kegembiraan sesaat, tetapi juga membangun jembatan emosional antara aparat dan masyarakat.
Dari Negeri Rutong, pesan moral tersirat: bahwa keamanan sejati tumbuh dari kasih, kepercayaan, dan hubungan yang harmonis.
Keceriaan anak-anak yang bernyanyi sambil memetik ukulele bersama Kapolda dan Ketua Bhayangkari menjadi simbol masa depan Maluku yang damai, berbudaya, dan penuh cinta.( Dhet ).










