Home / Banten

Senin, 26 Januari 2026 - 19:04 WIB

Kontroversi Klarifikasi SPPG: Jagung Mentah Belum Terjawab

Lebak, Suararepubliknews – Skandal Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Cigemblong, Lebak, semakin memanas! Setelah video viral menunjukkan telur mentah dan jagung mentah dalam menu MBG, Kepala SPPG dan pengurus SPPG akhirnya buka suara, tapi dengan klarifikasi yang justru memicu kontroversi baru.

Pada hari Jumat, 23 Januari 2026, sebuah video viral menunjukkan menu MBG yang disalurkan ke siswa SMAN 1 Cigemblong, Lebak, terdiri dari:

Tahu 1 buah, Jagung mentah 4 potong, Telur mentah 1 buah, Susu kotak merk Cimory 1 buah, Lengkeng 2-3 biji

Kepala SPPG dan pengurus SPPG mengakui kesalahan penyajian telur mentah, dengan alasan bahwa telur mentah tersebut terbawa ke meja pemorsian karena kekeliruan.

Namun, apa yang terjadi dengan jagung mentah? Apakah itu juga salah penyajian? SPPG masih bungkam!

Dalam video klarifikasi yang diunggah di accun tiktok @sppgcgbpermasagung pada Sabtu 24 Januari 2026, Kepala SPPG mengungkapkan, “Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.. Menindak lanjuti video yang yang beredar, saya kepada SPPG Kecamatan Cigemblong beserta seluruh tim dan pengurus menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian kami dalam menjalankan program MBG di kecamatan Cigemblong, terkait video yang beredar memang benar itu telur masih mentah dikarenakan pas kami cek di cctv ternyata ada kekeliruan dari kaki berisi telur mentah yang terbawa ke ke meja pemorsian, Nah Akhirnya, 15 kilogram telur yang terbawa ke meja pemorsian kemudian di distribusikan ke penerima manfaat.

Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi, memperbaiki pelayanan program MBG di Kecamatan Cigemblong berjalan dengan maksimal.”

Netizen pun ramai memberikan komentar pedas:

“kalau telur ketuker sama yang mentah, kenapa jagung bisa keruker, masa gak bisa bedain jagung mentah sama jagung yang sudah dimasak?” (AepAhoyy1)

Baca Juga  Musdesus Desa Bolang:  Membangun Koperasi Desa Merah Putih untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“karyawannya sodaranya si wkwk🤣 bukan hasil tes murni” (Aries14)

“oke telur mentahnya udah klarifikasi, trs gimana dengan jagung mentahnya pak??? apa sama kekeliruan, atau kesengajaan ???” (eliiyyy)

Kejadian ini semakin mempertebal keraguan tentang efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.

Program MBG sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa, dan terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan akses makanan bergizi.

Badan Gizi Nasional (BGN) perlu melakukan pengawasan dan evaluasi secara langsung untuk memastikan bahwa setiap Satuan Pemerintah Pengelola Gizi (SPPG) mematuhi standar gizi dan harga yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, tujuan program MBG untuk menciptakan anak bangsa yang kuat dan sehat dapat terwujud.

Penulis: Iwan H
Sumber: Tiktok@sppgcgbpermasagung

Share :

Baca Juga

Banten

Dorong Payung Hukum BUMKel, BUMKel Tamansari Gelar Audiensi bersama GAPASDAP dan Walikota Cilegon

Banten

SOSIALISASI DAN SIMULASI Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan.(APAR) PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya Bersama Seluruh Pegawai UPTD PUSKESMAS PULOMERAK

Banten

PT PGSB A.Santunin 399 janda Lansia dan Dhuafa,Berbagi Lebih Indah dan Berkah.

Banten

BLT DD Hadir di Desa Cipeundeuy: 11 KPM Nikmati Rp.900.000, Wujud Nyat Komitmen Desa Dukung Kesejahteraan Warga.

Banten

KOTAK PANDORA BANTEN: Mengurai Sengkarut Lelang Kapal Kejari Serang dan Teka-Teki Muatan di Dalamnya

Banten

Resmikan Puskesmas Kibin, Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan.

Banten

Puskesmas Pulomerak gelar Pemeriksaan ANC dan USG Gratis untuk Ibu Hamil

Banten

300 panitia pestival Ciomas ngabring 2026 Dikukuhkan dengan Hikmad.

Contact Us