Kabupaten Serang, SRN – -UPI Kampus Serang menggelar pelatihan pembelajaran Matematika Batik Geometri sekaligus praktik membatik menggunakan daun mangrove bagi dewan guru dan siswa SD Negeri Siring, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, pada Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SD Negeri Siring sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Direktur UPI Kampus Serang, Prof. Dr. Supriadi, M.Pd., didampingi Dr. Hasna Nuraeni, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perguruan tinggi dalam memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat, khususnya para guru.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin berbagi pengetahuan tentang pembelajaran Matematika Batik Geometri sekaligus teknik membatik dengan memanfaatkan daun mangrove sebagai media alami. Kami berharap para guru dapat melestarikan kearifan lokal yang mulai jarang dikenal, sekaligus mengajarkannya kepada para siswa,” ujar Prof. Supriadi.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah daerah agar dapat terus dikembangkan. Menurutnya, pembelajaran membatik berbasis kearifan lokal juga layak dipertimbangkan sebagai bagian dari kurikulum sekolah sehingga siswa tidak hanya memahami seni budaya, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan konsep pembelajaran matematika.
Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan hangat dari para guru. Kepala SD Negeri Siring, Suharyani, M.Pd., mewakili dewan guru, mengaku sangat mengapresiasi kehadiran tim UPI Kampus Serang.
“Kami merasa senang dan berterima kasih atas pelatihan yang diberikan. Selain menambah wawasan dan pengetahuan bagi para guru, ilmu yang kami peroleh akan kami implementasikan dalam proses pembelajaran kepada siswa-siswi di sekolah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UPI Kampus Serang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus terjalin dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus melestarikan budaya lokal melalui inovasi pembelajaran yang kreatif dan bermakna.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung membuat motif batik geometri dengan memanfaatkan daun mangrove sebagai media cetak alami. Kegiatan tersebut berlangsung interaktif karena para guru dan siswa diberikan kesempatan untuk mencoba setiap tahapan pembuatan batik, mulai dari penyusunan motif hingga proses pewarnaan.
Tim dari UPI Kampus Serang juga menjelaskan bahwa konsep Matematika Batik Geometri merupakan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan unsur matematika, seni, budaya, dan lingkungan. Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan lebih mudah memahami konsep-konsep geometri, seperti simetri, pola, bentuk, dan transformasi, dengan cara yang menarik dan kontekstual.
Selain meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki banyak manfaat bagi masyarakat pesisir.
Di akhir kegiatan, pihak UPI Kampus Serang menyerahkan cendera mata dan hasil karya batik kepada pihak SD Negeri Siring sebagai simbol kerja sama dan komitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program pengabdian kepada masyarakat.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah, sehingga inovasi pembelajaran berbasis budaya lokal dan pelestarian lingkungan dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat yang luas bagi dunia pendidikan di Kabupaten Serang.(**inan
.









