Lebak, Suararepubliknews – Ratusan warga Kecamatan Cijaku, Lebak, Banten, mengantri dengan harapan besar untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra di Aula Kantor Desa Cihujan, Kamis (27/11/2025).
Program bantuan pemerintah ini diharapkan membawa perubahan kecil namun berarti dalam kehidupan sehari-hari warga yang terdampak ekonomi, dari total 1.270 KPM di Kecamatan Cijaku.

Namun, di balik euforia ini, muncul pertanyaan kritis: apakah BLT Kesra benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan?
BLT Kesra disalurkan melalui PT Pos Persero KCP Malingping, memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan transparan.
Dengan kerja sama ini, warga dapat menerima bantuan langsung tanpa hambatan, membawa kepercayaan dan kepastian bagi penerima.
Berikut rincian penyaluran BLT Kesra untuk 6 desa di Cijaku:
– Desa Cipalabuh: 186 penerima
– Desa Mekarjaya: 97 penerima
– Desa Kapunduhan: 76 penerima
– Desa Cibeureum: 149 penerima
– Desa Sukasenang: 122 penerima
– Desa Cihujan: 161 penerima
Setelah sebelumnya, pada Rabu (26/11), BLT Kesra juga telah disalurkan untuk 4 desa lainnya, yakni Ciapus, Cimenga, Kandangsapi, dan Cijaku, di Kantor Pos Malingping.
Marpiah, lansia warga Kampung Cianyar, Desa Cipalabuh, mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Alhamdulillah, baru kali ini saya menerima bantuan setelah sebelumnya hanya menerima bantuan saat COVID-19. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan keluarga,” ujarnya dengan senyum.
Namun, muncul pertanyaan kritis: apakah bantuan ini sudah tepat sasaran?
Beberapa warga mengeluhkan bahwa bantuan ini tidak sepenuhnya menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Saya tahu ada beberapa warga yang lebih membutuhkan tapi tidak dapat bantuan,” kata seorang warga.
Pemerintah perlu memastikan bahwa bantuan seperti BLT Kesra lebih tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Saatnya memastikan bahwa setiap rupiah bantuan benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.(Iwan H)










