Home / Buru

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:37 WIB

Diduga Langgar Instruksi Presiden, PT HTI WWI Masarete Camp Masih Ekspor Kayu Meranti Merah

BURU, srn – Aktivitas PT HTI WWI Masarete Camp di Kabupaten Buru, Maluku, diduga menentang instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang memerintahkan Menteri Kehutanan menghentikan penebangan kayu dan mencabut HPH bermasalah. Laporan warga menyebut perusahaan masih menjual kayu Meranti Merah ke PT KTI Surabaya via kapal tongkang.

Pengangkutan kayu glondongan Meranti Merah ke industri WWI di Kecamatan Buru Utara Barat juga diduga dilakukan malam hari menggunakan Kapal Landen tanpa dokumen lengkap. Cara pengangkutan malam hari memicu dugaan upaya menghindari pengawasan.

Dampak kerusakan lingkungan sudah dirasakan warga. Ratusan hektar hutan lindung di Desa Seit, Masarete, dan Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, dilaporkan gundul tanpa reboisasi. Akibatnya perkebunan warga hancur, kebun kelapa mengalami erosi besar, serta terjadi banjir di Desa Masarete dan Kayeli.

Kerusakan ini juga mengancam ketahanan pangan. Penambangan di hulu Sungai Waelata berada di kawasan hulu 4 kepala bendungan vital: Waelata, Waetori, Waelo, dan Waetina. Keempat bendungan itu mengairi ribuan hektare sawah yang menjadi lumbung beras Pulau Buru dan Maluku.

“Menentang kebijakan Presiden RI diduga ada keterlibatan oknum pejabat pemerintah sehingga aktivitas berjalan lancar dan aman terkendali,” tulis pelapor dalam aduannya.

Warga berharap Pemerintah Pusat, Kementerian Kehutanan, dan Ketum BAHMI segera turun tangan. Permintaan warga: hentikan aktivitas PT HTI WWI Masarete Camp, cabut HPH bermasalah sesuai perintah Presiden, lakukan penegakan hukum, dan segera reboisasi hutan lindung untuk melindungi 4 kepala bendungan sumber ketahanan pangan.

Sampai berita ini diturunkan, konfirmasi ke pihak PT HTI WWI Masarete Camp dan instansi terkait masih diupayakan.( Dhet ).

Catatan redaksi: Lengkapi dengan:
1. Tanggal kejadian & nama pelapor
2. Foto kayu Meranti Merah, tongkang, kapal Landen malam hari, kondisi hutan gundul, bendungan
3. Keterangan resmi KLHK/Polda Maluku untuk balance

Share :

Baca Juga

Buru

Dua Pemilik Tong Ilegal Jaya Dan Rendy Sekaligus Akun Facebook Atas Nama Siti Asiyah Resmi Dilaporkan Ke Polres Pulau Buru.

Buru

Pengakuan Negara Perkuat Status Kepemimpinan Adat, Akhiri Polemik Dualisme

Buru

Pungli Di Sekolah Ancam Penjara, Benarkah Oknum Guru Akan Ditindak?

Buru

Polres Buru Gelar Olahraga Bersama dan Gerakan Pangan Murah Sambut HUT ke-77 Polwan RI

Buru

Tour Of Duty Polri : Kapolri Rotasi Sejumlah PJU Polda Maluku dan Kapolres Tual

Buru

Gubermur Maluku Diduga Membangkang Intruksi Presiden RI.karena Dianggap Diam Dibalik Aktifitas PT.HAM  dan PT.Tri M

Buru

3 Fakta Kontroversi Plt Direktur RSUD Buru vs Bupati Soal Jabatan, Benarkah Melanggar?

Buru

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., Salurkan Bantuan ke Warga Masihulang, Seram Utara, Pasca Bentrok Sosial

Contact Us