WAELATA, SuaraRepublikNews.com–Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han.,* meresmikan delapan unit jembatan penghubung antar desa yang dibangun melalui Program Karya Bakti (Karbak) Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, Maluku, pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Peresmian dipusatkan di Jembatan Garuda Kali Walumnako, Desa Waeflan, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru.
Kegiatan ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Pangdam XV/Pattimura. Turut mendampingi Dandim 1506/Namlea Letkol Inf. Heribertus Purwanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Azis Tomia, serta sejumlah pejabat Kodam XV/Pattimura.

BAGIAN DARI 55 JEMBATAN PROGRAM PRESIDEN PRABOWO
Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan TNI AD di wilayah Kodam XV/Pattimura yang mencakup Maluku dan Maluku Utara.
“Ini adalah satu dari 55 jembatan yang dibuat oleh TNI AD di Kodam XV/Pattimura. Kegiatan pembangunan jembatan ini merupakan program dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto melalui perintah Bapak KSAD. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan saya langsung melihat secara fisik,” ujar Pangdam.
WAKTU TEMPUH TERPANGKAS DARI 5 JAM JADI 1 JAM
Pangdam menegaskan tujuan utama pembangunan jembatan adalah meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.
“Sebelum adanya jembatan, perjalanan masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya bisa memakan waktu hingga lima jam. Setelah jembatan ini tersedia, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam,” jelas Mayjen TNI Dody Triwinarto.
DAMPAK EKONOMI DAN PENDIDIKAN
Menurut Pangdam, keberadaan jembatan diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses pendidikan di Desa Waeflan dan wilayah sekitarnya.
“Dengan akses yang lebih mudah, hasil pertanian dan perkebunan warga bisa lebih cepat dipasarkan. Anak-anak sekolah juga tidak lagi kesulitan menyeberang saat musim hujan,” tambahnya.
RINCIAN 8 JEMBATAN DI PULAU BURU
Sebanyak delapan jembatan telah selesai dibangun dan tersebar di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan.
Untuk Kabupaten Buru, lokasi pembangunan meliputi:
1.2 titik di Desa Waeleman
2.1 titik di Desa Waeflan
3.1 titik di Desa Wabloy
4.1 titik di Desa Kaki Air
5.1 titik di Desa Namlea Ilath
Sementara 3 jembatan lainnya berada di wilayah Kabupaten Buru Selatan.
Pangdam berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
( Dhet ).










