Home / Maluku

Senin, 15 September 2025 - 18:29 WIB

Densus 88 Edukasi Mahasiswa Baru Universitas Darussalam Ambon soal Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

MALUKU — Dalam rangka memperkuat daya tangkal generasi muda terhadap paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET), Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 Antiteror Polri hadir sebagai narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) di Universitas Darussalam Ambon, Senin (15/9/2025).

Bertempat di Aula Kampus Unidar Ambon, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa baru, jajaran dosen, serta pimpinan universitas. Tim Densus 88 dipimpin oleh IPTU Irawan Rumasoreng bersama delapan personel lainnya.

Dalam sesi utama, IPTU Irawan Rumasoreng memaparkan berbagai materi krusial terkait ancaman ideologi radikal di kalangan generasi muda, termasuk:

Strategi pencegahan IRET di lingkungan kampus

Potensi dan pola penyebaran paham radikalisme di Indonesia

Data kasus dan deretan aksi terorisme yang pernah terjadi di Tanah Air

Faktor penyebab munculnya radikalisme dan ekstremisme

Sarana dan target penyebaran paham terorisme

Penjelasan tentang proses terorisme dan karakter pelaku

Imbauan kepada mahasiswa untuk membentengi diri dan lingkungan dari infiltrasi paham berbahaya

“Radikalisme bisa muncul dalam berbagai bentuk dan dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang agama maupun latar belakang,” tegas IPTU Irawan. Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi di era digital membuat penyebaran ideologi ekstrem semakin cepat, termasuk menyasar kalangan kampus.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Darussalam Ambon, Dr. M. Riyadh Ulupatty, MP, serta Ketua Yayasan Unidar yang juga Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Pd.I. Hadir pula para Wakil Rektor dan jajaran dosen.

Dalam sambutannya, Moh. Daud Marasabessy, S.IP., M.Si., selaku moderator sekaligus Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan, menyampaikan apresiasi kepada Densus 88 atas komitmen memberikan edukasi pencegahan radikalisme kepada mahasiswa baru.

Baca Juga  Kapolda Maluku Buka Audit Kinerja Tahap I TA. 2026, tingkatkan kinerja dan Kepercayaan Publik

“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus memiliki kesadaran dan ketahanan ideologi. Materi ini sangat penting sebagai bekal membentengi diri dari pengaruh paham radikal,” ujarnya.

Rektor Unidar, Dr. M. Riyadh Ulupatty, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari paham ekstrem.

“Kami sangat terbuka untuk kerja sama berkelanjutan dalam upaya pencegahan dan edukasi seputar radikalisme, demi menciptakan generasi muda yang tangguh secara intelektual dan ideologis,” ungkap Rektor.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya konkret dalam membangun kesadaran kolektif di lingkungan akademik agar kampus tidak menjadi ladang subur penyebaran ideologi intoleran dan kekerasan.( Dhet ).

 

#MalukuTarusBikingBae

#BasudaraTarusBikingBae

 

Share :

Baca Juga

Maluku

Terima Audiensi DPD IMM, Kapolda Maluku Ajak IMM Rawat Demokrasi Lewat Cara Intelektual

Maluku

Humanis namun Tegas, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Apel KRYD 2026 Jelang Operasi Pekat dan Ketupat

Maluku

Momentum Penyembelihan Hewan Kurban, Kapolda Maluku: Semangat Kurban Harus Menjadi Napas Pengabdian Polri kepada Masyarakat

Maluku

HUT ke-45 Satpam, Dir Binmas Polda Maluku Tekankan Profesionalisme dan Sinergi Kamtibmas

Maluku

Diguyur Hujan, Polantas Polda Maluku Tetap Berbagi Takjil untuk Pengendara di Hari Ketiga Ramadhan

Maluku

Polda Maluku Usulkan Sejumlah Personel  Sebagai Kandidat Hoegeng Corner 2025

Maluku

Kapolda Maluku Kunker ke MBD, Pastikan Pelayanan Polri Kepada Masyarakat Tetap Prima

Maluku

Polda Maluku, Raih Juara 1 Penilaian SPIT dan Juara 3 Lomba Kreatif Polri Kategori Keaktifan Video Polri Zona C, Pada Puncak Acara HUT Humas Polri

Contact Us