BATAM, SRN — Kota Batam berpeluang besar memperkuat posisinya sebagai hub teknologi masa depan di Asia Tenggara. Perusahaan raksasa semikonduktor dan AI asal Amerika Serikat, Nvidia, dikabarkan tengah melirik Batam sebagai lokasi investasi bernilai fantastis, mencapai US$4,5 miliar atau setara Rp80,5 triliun.
Investasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur pusat data (data center), melainkan disiapkan untuk membangun ekosistem kecerdasan buatan (AI) yang komprehensif di tingkat kawasan, (28/9/26).
Proyeksi infrastruktur AI capai US$20 Miliar ini diungkapkan langsung oleh Menko RI. Pengembangan kawasan Batam sebagai pusat teknologi AI dinilai sangat strategis mengingat posisinya yang berdekatan dengan Singapura.
Secara keseluruhan, total proyeksi investasi infrastruktur AI di Batam diperkirakan dapat menembus angka US15 hingga US20 miliar.
Langkah ini dipandang dapat menjadi pendorong utama transformasi digital Indonesia sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Jika rencana investasi ini terealisasi secara penuh, Batam diprediksi akan menjelma menjadi salah satu pusat kecerdasan buatan terdepan di kawasan ASEAN. ( MT ).










