Home / Tak Berkategori

Rabu, 18 Januari 2023 - 06:56 WIB

Komunitas Ormas Kota Cilegon, Berdiskusi Bersama Agar Dirut PT KS Baru Dapat Libatkan Kami

Komunitas Ormas LSM dan OKP Kota Cilegon Diskusi Bersama di Kota Cilegon  di Saung Abah Gendut kawasan Damkar Cilegon, Selasa (17/01/2022).

CILEGON, Suararepubliknews – Komunitas Ormas LSM dan OKP Kota Cilegon menyelenggarakan Diskusi santai terkait Isu-isu yang berkembang di Kota Cilegon khususnya di PT KS (Krakatau Steel, yang bertempat di Saung Abah Gendut kawasan Damkar Cilegon, Selasa (17/01/2022).

Dalam kegiatan diskusi santai tersebut turut dihadiri oleh Ormas Lapbas DPC Kota Cilegon, Ormas BPPKB DPC Kota Cilegon, Ormas Perkat DPC Kota Cilegon dan LSM GRC DPC Kota Cilegon.

Rebudin pembina Ormas BPPKB DPC Kota Cilegon mengatakan kepada beberapa media online, alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul dan duduk bersama Rekan-rekan Ormas LSM dan OKP, dalam rangkaian pertemuan ini tidak lain adalah bahwa beberapa hari yang lalu, komunitas Ormas di Cilegon telah melayangkan surat dan realisasinya tentang audensi di komisi 6 DPR RI Jakarta.

“Kesimpulan diskusi hari ini bagaimana keberlanjutan upaya kita tentang audensi tempo hari ke Jakarta tersebut, dengan bagaimana terkait Isu-isu atau perkembangan tentang PT KS (Krakatau Steel) dengan adanya pergantian pucuk pimpinan, poin yang ke dua tentang PT KS mengakuisisi dua anak perusahaannya yaitu PT KDL (Krakatau Daya Listrik) dan PT KTI (Krakatau Tirta Industri) dan poin yang ke tiga dalam diskusi hari ini adalah tentang nasib para nelayan Tanjung Peni,” Ucapnya.

Lebih lanjut lagi Rebudin menjelaskan, dengan adanya pergantian Direktur Utama PT KS mudah mudahan kedepan, kami sebagai  masyarakat Kota Cilegon khususnya Ormas dan bersinergi dengan PT KS, dan diperhatikan serta dilibatkan dalam Program-program yang dilakukan oleh PT KS,  dan kami berharap kepada pimpinan PT KS yang baru bisa melihat serta membantu keberadaan para nelayan Tanjung Peni yang sudah puluhan tahun berada di pelabuhan perahu nelayan Tanjung Peni, yang isunya akan digusur.

“Dan kami tegaskan bahwa sekber Ormas Kota Cilegon itu tidak ada, karena kemarin waktu audensi ke Jakarta itu kami dari komunitas Ormas, memakai nama sekber Ormas kota Cilegon, itu secara spontanitas saja, maka dari itu kami menarik mundur dari sekber Ormas Kota Cilegon,” Pungkasnya.

Sementara itu Edy Jhon sebagai penasehat Ormas menambahkan, dalam kesempatan diskusi hari ini, sudah saatnya semua organisasi yang berada di wilayah Kota Cilegon, baik itu Ormas, LSM, OKP, Peguron, Pendekar, majlis taklim dan uluma, mari kita bersama-sama bersatu untuk memperjuangkan  kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon.

“Dan saya berharap kepada Pemerintah Kota Cilegon khususnya Dinas terkait tentang adanya isu penggusuran para nelayan Tanjung Peni, tolong pihak kami dilibatkan dalam hal tersebut,” Tutupnya.

Holid/team.

Share :

Baca Juga

Pilkada Aman dan Lancar, Kapolda Maluku Apresiasi Masyarakat

Tangerang Raya

Gedung Rumah Duka dan Tempat Kremasi di Area Rumah Sakit Sitanala di duga tanpa Izin dari Kementerian Kesehatan.
Program Pendidikan Siswa Qur’ani Cetak Polwan Berprestasi Dengan Keagamaan Kuat

Jakarta

Pengamanan Mudik Lebih Baik Dari Tahun Lalu, Terima Kasih Polri

Tangerang Raya

DPRD Kabupaten Tangerang Terima Penjelasan Bupati atas Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025

Daerah

Polres Aceh Tenggara Berhasil Evakuasi Jenazah Korban Bencana di Sungai Alas

Banten

Bupati Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar bagi Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar.
PEMKOT CIMAHI GELAR MUSRENBANG RPJPD KOTA CIMAHI 2025 – 2045

Contact Us