Home / Tak Berkategori

Senin, 30 Januari 2023 - 14:49 WIB

Diduga Jadi Korban tabrak Lari,Seorang Wanita Asal Cijaku Tewas Mengenaskan

Gambar ilustrasi,  Seorang wanita tewas , diduga  tabrak lari di jalan nasional Malingping-Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu Malam (29/01/2023).

Lebak,Suararepubliknews.- Seorang wanita tewas mengenaskan, diduga jadi korban tabrak lari di jalan nasional Malingping-Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu Malam (29/01/2023).

Korban tewas bernama Ine Sumiati, Kampung Kandangsapi, RT 001/RW 001, Desa Kandangsapi, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Menurut informasi, korban yang mengendarai sepeda motor diduga ditabrak oleh kendaraan truk engkel dan langsung melarikan diri di wilayah Polotot Malingping.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Malingping namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Kepala Desa Kandangsapi, Dede Hamdani, ketika dihubungi lewat telepon membenarkan kejadian tersebut. Dede mengatakan korban meninggal dunia usai mendapat perawatan.

“Korban akhirnya meninggal dunia. Ini kami akan menuju ke Mapolsek Malingping untuk menunjukkan bukti Rekaman CCTV”,Ujarnya.

Ditambahkan Dede,Kendaraan yang diduga pelaku tabrak lari tersebut jenis truk engkel,Rekaman CCTV didapat Dede dari salah satu gerai/agen perusahaan distribusi Paket.

Sementara kepolisian Polsek Malingping dikabarkan tengah menuju lokasi kejadian untuk menggali keterangan Saksi Mata.

(Sapei)

Share :

Baca Juga

Dandim 1506/Namlea: Pilkada Serentak di Pulau Buru, Bukti Dewasa dalam Berdemokrasi
Polda Jabar Gelar Upacara Khidmat Peringati Hari Pahlawan 2024
Implementasi Srikandi dan TTE Terus Berkembang di Lingkup Pemkab Muba
BPBD Lebak Minta Warga Yang ada di wilayah Perbukitan Waspada Akan Adanya  Longsor.
JHON ALINSON HUTAGALUNG
Topan Melanda Pedesaan Pesisir dan Memutus Aliran Listrik di Bangladesh, Sehingga 800.000 Orang Harus Mengungsi
Meskipun Diguyur Hujan Deras Kapolda Maluku Pimpin Upacara Hari Pattimura Ke 207 Tahun
Kapolres Toba Hadiri Pengukuhan Punguan Muslim Batak Toba (PMBT) di Kabupaten Toba.

Contact Us